Home » Nasional » Bupati: Dilarang Ada Tempat Karaoke di Sini!!! Bagaimana di Kotamu?

Bupati: Dilarang Ada Tempat Karaoke di Sini!!! Bagaimana di Kotamu?

TEMPAT hiburan dan hiburan malam identik dengan geliat pertumbuhan ekonomi dan pendapatan asli daerah untuk sektor pajak hiburan. Makanya hampir di setiap kota, tempat hiburan jenis ini menjadi andalan PAD, investor hiburan pun semakin marak. Bagaimana dengan kota Anda?

Bupati ProbolinggoBerbda dengan kebanyakan kota dan kabupaten, Bupati Probolinggo justru melarang berdirinya tempat hiburan jenis ini di daerahnya. Wow… tidak takut kah sang bupati PAD dan iklim investasinya terpengaruh? Tantri Hasan Aminuddin, Bupati Probolinggu yang dikenal tegas dan saklek itu tetap melarang tempat karaoke berdiri di Kabupaten Probolinggo.

Dirinya beranggapan bahwa Pemkab Probolinggo tidak mau ikut terjebak dengan mendirikan tempat hiburan serupa, walau sejumlah daerah di Jatim ada yang mengizinkannya. Bupati Tantri tak terpengaruh karena tempat karaoke banyak muzaratnya dan itu, perlu antisipasi.

Salah satu upaya mengantisipasi hal ini dengan melarang segala jenis tempat hiburan yang menimbulkan kontroversi. Seandainya sudah terlanjur berdiri, dirinya berharap masyarakat melaporkannya kepada Pemkab Probolinggo. “Kalau ada, laporkan, saya tutup. Didaerah ini banyak pesantren. Masyarakatnya juga agamis,” kata Tantri.

Tantri mengatakan, keberadaan tempat hiburan karaoke dengan ruangan tertutup, sulit rasanya membawa dampak positif bagi kehidupan bermasyarakat. Keberadaan tempat hiburan tersebut akan mendapat penolakan luas dari masyarakat sekitar.

“Tidak boleh ada tempat hiburan yang aktivitasnya mengandung kemudharatan di sini, di Kabupaten Probolinggo, kita tegas soal itu.

Kontroversi akan meluas jika tempat hiburan semacam itu berdiri di Kabupaten Probolinggo. Karena itu, saya tegaskan lagi, tempat hiburan semacam itu tidak boleh berdiri. Kami tidak akan mengeluarkan izin jika ada pengusaha ingin mendirikannya,” tegasnya.

Alasan lainnya, pondok pesantren yang berdiri di Kabupaten Probolinggo cukup banyak. Masyarakatnya dikenal agamis. Pemkab selalu bersinergi dengan para ulama dalam membangun Kabupaten Probolinggo. Termasuk dalam membahas moral masyarakat dan pemuda. Keberadaan tempat hiburan hanya akan menggerus moral masyarakat.

“Seiring perkembangan Kraksaan dari tahun ke tahun, akan sangat banyak tantangan yang dihadapi. Konsekuensi menjadi kota, akan banyak hal-hal berbau kemudharatan yang harus dihadapi dan diantisipasi bersama-sama,” terangnya.

Bahkan di Desa Kebonagung Kraksaan, ada kafe di pinggir jalan raya yang terang-terangan menyediakan tempat karaoke dan minuman keras. Keberadaan kafe itu meresahkan masyarakat sekitar. (ber)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*