Home » Bekasi » Wali Kota Bekasi Tepis Tudingan Pedemo Gereja Santa Clara

Wali Kota Bekasi Tepis Tudingan Pedemo Gereja Santa Clara

BEKASI – Walikota Bekasi, Rahmat Effendi, tepis tudingan yang dilontarkan oleh para pedemo penolakkan pendirian rumah ibadah Gereja Santa Clara, Bekasi utara.

Saat aksi demo berlangsung, pada Senin (07/03) kemarin, Isomudin, salah satu dari massa pedemo menuding Walikota Bekasi pasang badan, dan tidak mau mencabut izin pendirian rumah ibadah gereja tersebut.

“Walikota Pepen (sapaan akrab Rahmat Effendi), pasang badan. Dia pasang badan, walau ditembak kepala saya tidak akan saya cabut,” ujar dirinya¬†sambil menirukan.

Diwaktu yang berbeda, Walikota Bekasi, Rahmat Effendi, menapik semua tudingan yang dilontarkan oleh para pendemo, dirinya mengungkapkan, keputusan itu adalah keputusan negara, dicabut itu atas perintah hukum. “Bagaimana mungkin proses keputusan yang sudah melalui tahapan dan ketentuan dicabut kembali? Ini negara bukan punya Pepen, tapi atas perintah hukum,” tegas Pepen, Selasa (08/03).

Pepen  menjelaskan, perizinan bisa dinyatakan batal dan dicabut jika keputusan itu telah dikeluarkan oleh pengadilan sampai dengan keputusan hukum yang dikeluarkan oleh Mahkamah Agung. Dalam hal ini dirinya hanya tunduk akan aturan hukum yang berlaku di negara ini.

“Walikota tunduk kepada hukum dan bukan tunduk karena intimidasi atau tekanan,” pungkas Pepen usai melakukan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Bulak Kapal, Bekasi Timur. (fjr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*