Home » Cirebon » Tiga Bulan Gaji Sopir Truk Sampah Tak Dibayar, DCKTR Didemo

Tiga Bulan Gaji Sopir Truk Sampah Tak Dibayar, DCKTR Didemo

CIREBON – Puluhan supir dan crew kebersihan pada Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kamis (1/12/2016) pagi tadi mendatangi kantor Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) untuk mempertanyakan mengapa gaji mereka tak kunjung dibayarkan.

Koordinator aksi demo yang juga seorang supir Dump truck, Sumardi mengatakan dirinya bersama rekan-rekan senasib mendatangi kantor DCKTR untuk menagih gaji dari mulai bulan September hingga November ini belum dibayarkan. “Sudah tiga bulan ini gaji kami tidak dibayarkan. Kemarin Kasi Kebersihan sudah menjanjikan tanggal 1 ini dibayarkan tapi diundur lagi, “kata Sumardi kepada wartawan saat ditemui di Pool Mobil Dump truck.

Dikatakan Sumardi, dirinya mendatangi kantor DCKTR adalah selain menuntut gaji mereka yang tak kunjung dibayarkan, dirinya juga menuntut jalan menuju TPA yang sudah tidak bisa dilaluinya lagi dan menuntut kesejahteraan para pasukan kuning serta seragam. “Kita sudah mendapat penjelasan dari Kepala Dinas Cipta Karya gaji kami akan dibayarkan paling lambat tanggal 15 desember yang akan datang. Kalau seandainya sampai tanggal 15 Desember tidak juga ada kejelasan maka kita akan melakukan aksi kembali, “ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikan Sumardi, selama tiga bulan gaji ini tidak dibayarkan, beban berat selalu dipikul sepulang mereka bekerja. “Yang dialami para pasukan kuning ini banyak yang mengeluh, tiap pulang kerumah pasti ribut dengan keluarga. Motor ada yang sampai ditarik karena ga bayar-bayar, bahkan ada rumah salah satu supir dicabut listriknya karena belum bayar listrik, “katanya.

Keluhan ini dirasakan baru tahun sekarang, tahun kemarin-kemarin tidak seperti ini. “Saya mengabdi dari tahun 2002 hingga sekarang. Dan saya rasakan ditahun 2016 ini yang sangat fatal pulang kerumah selalu bertengkar sama istri. Gaji biasanya ga telat seperti ini. Pokoknya kalau sampai jalan menuju TPA tidak segera dibereskan maka kita terpaksa akan mogok lagi, karena sudah 300 meter dari jalan ini sudah menumpuk sampahnya, “jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Agas Sukma Nugraha menyampaikan pihaknya menerima pasukan kuning ini karena mereka ini sekedar ingin bersilaturahmi dengannya, karena ada yang belum mengenal dengan dirinya. “Kedatangan pasukan kuning ini hanya silaturahmi saja, kan mereka ada yang belum mengenal saya. Kalau masalah gaji saya berjanji maksimal tanggal 15 Desember yang akan datang, “tukasnya. (gfr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*