Home » Bandung » Nasib Nasabah CSI, Awalnya Membela Mati-matian Kini Kelimpungan
Nasib Nasabah CSI, Awalnya Membela Mati-matian Kini Kelimpungan

Nasib Nasabah CSI, Awalnya Membela Mati-matian Kini Kelimpungan

BANDUNG – Sejumlah anggota Koperasi Cakrabuana Sukses Indonesia (CSI) asal Jawa Barat mengadu ke Perhimpunan Perlindungan Konsumen Nasional (PPKN) terkait kejelasan nasib dana simpanan mereka. Hal itu menyusul informasi pembekuan rekening Koperasi CSI oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Padahal sebelumnya, para nasabah ini membela mati-matian CSI dengan menggelar demo di DPRD Kabupaten Cirebon dan OJK Cirebon yang pada intinya menyatakan bahwa CSI adalah lembaga yang legal dan tidak menyalahi aturan. Namun kini kondisi berkata lain, para nasabah yang awalnya yakin kini mulai takut uang mereka tak bisa kembali akibat rekening diblokir Bareskrim dan OJK.

Perwakilan para nasabah yang ‘galau’ itu berasal dari Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan, Garut dan kota lainnya. Mereka diterima langsung oleh Ketua PPKN di Graha Kadin Kota Bandung, Jalan Talaga Bodas, pekan lalu. Pihak manajemen Koperasi CSI tidak menghadiri pertemuan tersebut.

Salah seorang pewakilan anggota CSI asal Kabupaten Cirebon, Windu menuturkan, pengaduan dilakukan atas dasar kekhawatiran pihaknya mengenai nasib dana simpanan para nasabah. Rekening CSI sudah dibekukan sejak 28 November lalu. “Aduan kami bukan karena dirugikan oleh CSI. Namun ada kekhawatiran dana kami tidak kembali, setelah ada kabar pembekuan rekening CSI oleh OJK,” kata Windu.

Kabar yang beredar di internal anggota, pemblokiran rekening tersebut dikarenakan OJK menganggap CSI menjalankan praktik investasi ilegal. Padahal selama ini, pihaknya sebagai anggota tidak pernah dirugikan oleh manajemen CSI. “Selama ini selalu lancar dan tepat waktu (pembagian profit). Setahu kami, CSI punya legalitas hukum, bukan ilegal. Kami juga mempertanyakan kenapa tiba-tiba ada pemblokiran tanpa pemberitahuan sebelumnya,” ungkap pria yang sudah tiga tahun menjadi nasabah CSI.

“Kami memohon PPKN bisa menjembatani kejelasan dana kami. Kami tidak tahu harus menanyakan masalah ini ke siapa. Managemen CSI juga belum bisa memberi kejelasan,” imbuhnya.

Anggota lainnya, Yudi Suryadi mengaku cukup kaget dengan kabar pembekuan rekening CSI tersebut. Sebab, sambung dia, selama ini investasi yang dikelola oleh CSI berjalan dengan lancar tanpa adanya penyimpangan, bahkan menguntungkan bagi anggota

“Selama ini aman-aman saja dan menguntungkan bagi kami. Tiba-tiba ada kabar investasi ilegal, agak aneh juga. Kami jadi waswas dengan nasib simpanan kami,” kata dia. Menurutnya, dengan pembekuan ini akan banyak orang yang menjadi korban apabila sampai uang simpanan itu tidak kembali.

Sepengetahuannya ada sekitar belasan ribu anggota (konsumen) CSI yang tersebar di seluruh Indonesia. “Sudah ada 16.000 orang yang menjadi anggota CSI. Kalau ini berlarut-larut, mereka semua juga akan khawatir atas dana simpanannya,” ujarnya.

Sementara itu, konsultan hukum CSI Group Sutikno, SH MH mengatakan, legalitas PT CSI dan KSPPS BMT CSI Syariah Sejahtera telah memenuhi unsur sebagai koperaasi yang legal dan telah melalui prosedur sesuai hukum yang berlaku di Indonesia.

Untuk diketahui, pada Jumat (23/11/2016) lalu, Bareskrim memeriksa dua pengawas CSI yaitu H. Mohammad Yahya ST dan Iman Santoso ST di Polres Cirebon Kota dan kedua pengawas CSI itu langsung dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan.

Sedangkan terkait pembekuan rekening KSPPS BMT CSI, pihaknya akan melakukan praperadilan dan meminta dana masyarakat yang terhimpun dalam rekening KSPPS BMT CSI SS yang dibekukan untuk dicairkan kembali agar anggota BMT CSI memiliki rasa aman. (red/dbs)

18 comments

  1. Ini yang buat judul yang bener dong, jangan memperkeruh keadaan, pihak CSI telah benar2 membantu nasabahnya. karena ulah OJK dan Polisi yang ga dapet jatah preman, mereka kecewa ga memperdulikan berapa banyak masyarakat yang gabung dengan CSI, mereka wujudkan kekecewaan itu dengan mengobok2 CSI, serakah, bukanya membantu untuk lebih baik lagi malah diganggu, goblok semuanya..

    • Yang goblok yang tidak tau peraturan yang berlaku dan undang undang. Polisi penegak hukum maka atas amanat mandat pemerintah bersama Ojk menjalankan funhsi nya. Jangan asal mengatakan kalimat bodoh, goblok atau lainnya kalau belum memahami peraturan dan undang undang. Jangan bapepti, LKBI dijadikan lembaga yang dibilang menjamin investasi. Tidak ada undang2 di indonesia yang menjamin investasi hanya regulasi nya yang diatur pemerintah. Nah kebetulan CSI banyak yang belum memiliki ijin. Hanya pendirian PT dan pendirian koperasi dan syariah saja. Kalau treading syariah tidak ya.

    • yang goblok kalian semua sbg nasabah csi,kok dg mudahnya kalian percaya nyimpen uang di csi,..betapa bodohnya kalian itu uang kalian semua bukan nya di pake modal usaha,tp dana tsb di puter2 in sm csi buat komisi member yg lain ,
      jd komisi 5% yg kalian terima setiap bulan itu sebenarnya bukan uang dr keuntungan hasil usaha csi yg konon katanya trading pasar ,odal,forex,valas,komoditi emas lah,..ini itu lah dll. itu boong semua,..kalian semua sdh di boongin sm csi,..
      ,uang tsb sbnrnya msh uang kalian jg yg di bayar nyicil 5% setiap bulan.
      alias di puterin di situ2 saja
      paham kalian,..

  2. Ponzi niyee. Selamat ya
    Geuring

  3. Berita yg udah pernah ada, TAPI JUDUL DIBUAT PROVOKATIF.
    HADEEEEH

  4. hehehehe masih aja dibela ya
    padahal sudah jelas-jelas melanggar aturan
    ijin yang tidak sesuai dengan penggunaan
    koperasi syariah kok trading forex stock index commodity
    trading dengan leverage

  5. Iya saya takut uang kami simpan di csi di rampok oleh lembaga yg tak bertanggung jawab… Harus nya ojk dan bareskrim memberikan pernyataan pemblokiran pada rek csi aman..

  6. Semoga bisa cepat selesai dan CSI bisa terus melanjutkan usahanya untuk mensejahterakan rakyat indonesia..

    BRAVO CSI…..!!!!
    KAMI TERUS MENDUKUNGMU…..!!

  7. Makanya kalau mau kaya ya usaha, tidak ada yang instan di dunia ini. Bela-belain pinjam uang ke Bank, sekolahin surat tanah dll hanya untuk investasi bodong model begini. Prihatin, maksud hati ingin meraup untung malah keluarga jadi korban akibat nafsu mengalahkan logika dan akal sehat. Yang sabar ya nasabah CSI. Saran saya minta juga pertanggungjawaban marketing CSI yang udah menjebloskan kalian, mereka kan manis banget janjinya saat menawarkan kalian Investasi di CSI.

    • Duit,duit,mmang bsa merubah apapun,bhkan akal sehat sekalipun,sampean mbok elingo,coba nda pikir dengan sehat,bukan dengan cerdas,klo toh naro duit di csi dengan keuntungan sgtu besar ya lama lama gk ada org mau krja alias usaha,tinggal jual tanah atau apa,trus kita uncang uncang sikil dikursi goyang,kan tiap bulan dpt jatah,, ya kan,yg sy tau kbnykan nasabahnya org pinter jeh,tapi gak sehat hahahaha, sorry Om,

  8. Kan tuh katanya CSI banyak usahanya, nanam emas lah dsb, klw rekeningny di blokir kan usaha nya seh ga di blokir, mending bagiin profitnya tunai tdk melalui transfer bank, atw emas nya yg katanya punya kilo an di cairin di bagiin, makanya hidup jangan maruk,

  9. Untuk semua yg terkait yg telah mengganggu aktivitas CSI..dimohon untuk membuka kembali CSI..karena,dlm kasus ini..BUKAN anggota yg dirugikan CSI..tp,..OJK & SWI yg telah MENDZOLIMI kami sebagai anggota..ingatlah..ALLAH SWT Maha tahu atas apa yg ada di Langit & Bumi beserta isinya!!!!…

  10. Pak bareskrim dan pak polri katanya mau membantu rakyat, mana buktinya…?
    Dialar diulur, masalahnya makin mulur..
    Diandar diundur biar nasabah csi makin hancur..
    Omdo saja nih pak bareskrim sma pak polri..
    Seolah2 mau jd pahlawan eehh malah menggantung leher para nasabah csi..
    Pak,, pak.. kurang kerjaan amat sampeyan ini..

  11. kenapa saling menyalahkan tujuanya dengan kasus ini nasabah yg gak tahu pasti ingin dananya kembali tapi bagaimana tolong berikan masukan dan penyeleseianya jangan menyalahkan sana sini

  12. Zaman sekarang ini kebanyakan orang maunya pengen untung dengan cara enteng.. Gak tahu mana yg halal dan mana yang haram.. H3 saja, Halal Haram Hajar Saja!!! Gampang dikibuli.. Apalagi yg ngiming2 adalah orang yg dijuluki “ustadz”.. Ngomong sedikit dgn “dibumbui” Syari’ah, mudah aja percaya.. Padahal itu jelas2 RIBA!! Dalih aja diputar di sektor usaha Real.. Yang adalah adalah usaha BODONG.. MONEY GAME!! Makan uang RIBA sudah jelas ancamannya dalam Al Qur’an.. Makanya kalau mau berkah, carilah usaha yang halal..! Belum ada ceritanya orang kaya dari hasil usaha seperti itu.. Investasi BODONG..!

  13. Perkumpulan orang-orang bodong dalam wadah Investasi Bodong.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top