Home » Bekasi » Bentrok Antara Suporter Sepak Bola, Satu Orang Tewas

Bentrok Antara Suporter Sepak Bola, Satu Orang Tewas

BEKASI –  Tawuran antar oknum suporter panatik sepak bola yang diduga Persib Bandung (Viking) dengan Persija Jakarta (The Jak Mania) terjadi di Kampung Cibeber, RT 01/04 Desa Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara pada Minggu (09/04) lalu sekitar pukul 03.30 WIB.

Akibat tauran oknum suporter tersebut, satu orang pemuda yang diketahui bernama Fendi Setiawan (21) warga setempat meninggal dunia, karena mengalami luka senjata tajam di bagian kepala dan pinggang.

Paman korban, Epi Sukmadi menceritakan peristiwa tawuran tersebut, bermula ketika Fendi Setiawan tengah berkumpul dengan teman-temannya tidak jauh dari lokasi kejadian. Saat itu datang sekelompok pemuda berjumlah tiga orang yang diduga oknum suporter Persija Jakarta (The Jak Mania) dan mencoba mengejek dengan memainkan gas sepeda motor yang mereka tunggangi kepada korban dan teman-temannya.

“Mereka naik dua sepeda motor. Sepeda motornya digerung-gerungin (memainkan gas sepeda motor) dan saat itu sama anak-anak enggak didenger,” kata Epi Sukmadi, saat ditemui di rumah korban, Kamis (13/04).

Tidak lama berselang, lanjutnya, kelompok pemuda tersebut datang kembali dan mencoba mengejek kembali dengan cara yang sama. Hanya saja, jumlahnya lebih banyak dibanding sebelumnya. “Mereka datang lagi, jumlahnya sekitar sepuluh sepeda motor. Mungkin karena kesal, akhirnya diuber sama anak-anak yang pada nongkrong, termasuk keponakan saya,” kata Epi Sukmadi.

Saat dikejar, ternyata itu hanya jebakan. “Tau-tau dibawah jembatan udah pada siap, anak-anak ternyata dijebak. Mobil dan motor juga nggak ada yang liwat, kayaknya udah ditutup karena motor yang cegatnya juga banyak dan mereka pada bawa senjata tajam,” ungkapnya.

Menurut dia, saat itu korban yang mengejar paling depan terjatuh dan tertabrak rekannya sendiri saat hendak berbalik arah karena melihat puluhan pemuda yang menghadangnya. “Korban terjatuh dan mengalami luka bacok di kepala dekat telinga sebelah kiri dan pinggang kanan dan kirinya ditusuk. Katanya sih kena celurit,” kata dia.

Ia mengungkapkan, korban dimakamkan pada Rabu (12/04) malam kemarin dan diketahui salah satu pelaku merupakan anak salah seorang Kaur Trantib di Desa Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara. (iar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.