Home » Cirebon » Rumah Caleg Terpilih Di Cirebon Dilempar Bom Molotov

Rumah Caleg Terpilih Di Cirebon Dilempar Bom Molotov

CIREBON – Warga Desa Kubangdeleg dan Karanganyar, Kec Karangwareng, Kab Cirebon, digegerkan dengan insiden pelemparan benda yang diduga bom molotov di rumah anak Kuwu Kubangdeleg, bernama Titi Sumiati, Selasa (18/6/2019) sekitar pukul 03:00 dini hari. Titi diketahui merupakan Caleg Terpilih dari Partai NasDem di Dapil VI Kab Cirebon.

Salah satu sumber warga Desa Kubangdeleg, DM menjelaskan kronologis insiden itu kepada JP, Rabu malam. “Hari itu ada hajatan warga tapi cukup jauh dari rumah anak pak kuwu, bu Titi. Lalu terjadi keributan didekat rumah itu. Tak lama berselang, sendal bu dewan (Titi-red) terbakar karena dilempari bom molotov dan hampir merembet ke arah mobil, lalu api berhasil dipadamkan,” ujar sumber.

Ia menjelaskan, entah dapat info dari mana, pagi harinya, Kuwu Kubangdeleg, Agus Dustam, mendatangi 3 orang yang diduga pelaku. “Usai mendatangi, pak kuwu langsung ke Polsek Karangsembung dan ketiganya langsung diamankan. Satu orang asal Kubangdeleg dan dua orang lainnya warga Desa Curug yang punya bengkel di Kubangdeleg,” ujar sumber lagi.

Sementara itu, Kuwu Kubangdeleg saat dikonfirmasi JP via telepon, suaranya dalam keadaan serak. “Suara saya habis mas, gak bisa ngomong,” ujarnya terdengar samar, lalu telepon pun ditutup. Kemudian JP melanjutkan konfirmasi tersebut melalui pesan WA namun hingga berita ini diturunkan Kuwu Kubangdeleg tidak membalas pesan.

Sedangkan Titi Sumanti (40) menuturkan, dirinya masih shock dengan kejadian teror yang dialami keluarga, beruntung mobil dan rumah tidak terbakar akibat lemparan bom molotov dari orang tidak dikenal.

Ia menambahkan, setelah melaporkan kejadian kepada pihak kepolisian maka segala urusan sudah berada di Polsek dan Polres Cirebon.

“Kami serahkan segalanya pada pihak yang berwajib,“ ujar Titi Sumanti saat ditemui sejumlah wartawan di Polsek Karangsembung.

Adapun Kapolsek Karangwareng, AKP Sudarman saat dikonfirmasi wartawan menjelaskan bahwa kasus tersebut ditangani Polres Cirebon. “Ke Reskrim Polres saja kang, punten ditangani Polres,” ujar Kapolsek melalui pesan WA. (adi/crd/jay)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.