Home » Cirebon » Pengembangan Industri di Pabedilan Jalan Terus, di Losari Mandeg! Imbas KPK ke Cirebon?

Pengembangan Industri di Pabedilan Jalan Terus, di Losari Mandeg! Imbas KPK ke Cirebon?

CIREBON – Pelaksanaan pengembangan kawasan industri di wilayah Cirebon Timur rupanya tidak sepenuhnya terkendala dengan telah divonisnya mantan Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra juga kedatangan KPK ke Kantor DPRD Kab Cirebon beberapa waktu lalu.

Hal ini seperti disampaikan Camat Pabedilan, Drs. Iman Santoso M.Si kepada Jabar Publisher, Rabu (11/9/2019). “Tidak ada dampak terkait kedatangan KPK maupun Bupati Sunjaya yang telah divonis, karena pengembangan kawasan industri khususnya di Pabedilan sejauh ini tetap berjalan, seperti pembangunan PT. Longrich Indonesia misalnya. Dan untuk PT itu sudah bukan dalam tahapan pembahasan dewan,” ungkap Camat.

Iman menjelaskan, saat ini pihak PT tengah membangun saluran air terlebih dahulu, selanjutnya membangun konstruksi bangunan pabrik. “Tahap pertama akan dibangun saluran air dulu, karena targetnya tahun depan harus sudah bisa ekspor produknya. Saat ini sedang proses perizinan,” terangnya.

Menghadapi pembangunan tersebut, pihak kecamatan dengan menggandeng Pemdes setempat, tokoh masyarakat juga pihak PT, juga pernah mengelar rapat untuk membicarakannya. “Bahasan dalam rapat terakhir, kemarin itu telah dilakukan pengecekkan ulang. Bahasannya adalah dulu itu kan lokasi pabrik satu hamparan, hanya di satu desa. Nah, sekarang jadi dua desa, yakni Desa Babakan Losari dan Sidaresmi,” tandas Camat.

Ia juga mengaku sering ditanyakan warga Pabedilan, kapan pabrik akan mulai beroperasi, mengingat iklim perantauan di Jakarta sedang kurang kondusif dan angka pengangguran juga tinggi. “Banyak yang tanya ke saya, kapan mulai dibangunnya. Kata mereka ingin kerja di PT tersebut. Dan pihak PT juga dipastikan akan membutuhkan ribuan karyawan. Ini kan bagus untuk menekan angka pengangguran,” pungkasnya.

Kondisi sebaliknya justru terjadi di Kecamatan Losari, Kab Cirebon. Dimana rencananya, PT. Kings Property akan dibangun di sana, namun hingga kini belum ada kejelasan terkait progresnya. Bahasan terakhir dalam rapat di komisi terkait DPRD Kab Cirebon, yakni adanya investor yang sedang mengurus izin pembangunan pabrik yakni PT Kings. Dalam rapat, Dinas Kelautan dan Perikanan sudah dua kali mangkir. Hingga kini progresnya mandeg alias tidak ada rapat lanjutan. Diduga, mandegnya pengembangan kawasan di Kec Losari karena DPRD Kab Cirebon kedatangan KPK dengan memeriksa semua ruangan pimpinan dewan.

Sedangkan Kabid Perikanan Budidaya Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Cirebon, Ir Saiduna menegaskan, investor yang ingin menanamkan modalnya di Kabupaten Cirebon, harus menempuh proses perizinan secara prosedur.

“Kita harus punya win-win solution. Jangan sampai keberadaan kawasan industri menimbulkan masalah. Pemerintah hadir itu kan untuk memecahkan masalah, bukan menambah masalah,” ujar Saiduna, Mei lalu.

Menurutnya, saat ini saja masalah perizinan PT Kings masih proses di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Karena itu, pihaknya lebih hati-hati. Alternatifnya, distop dulu. “Jangan sampai kita mengeluarkan rekomendasi, tapi menimbulkan masalah,” tandasnya. (jay/adi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.