Home » Bandung » bank bjb Rangkul Fans Rossa untuk Bernostalgia Lewat Konser ‘Tegar 2.0’

bank bjb Rangkul Fans Rossa untuk Bernostalgia Lewat Konser ‘Tegar 2.0’

bank bjb Rangkul Fans Rossa untuk Bernostalgia Lewat Konser Tegar 2.0

LAGU “Tegar” milik Sri Rossa Roslaina Handiyani telah berusia dua dekade. Sejak pertama kali diluncurkan pada 1999 silam, popularitas lagu ini seolah tak pernah meluntur dikuras waktu. “Tegar” tetap diperdengarkan. Ia tersimpan di hati para penikmatnya. Bagi sebagian orang, irama dalam “Tegar” senantiasa menggoda. Rasanya seperti saat pertama kali mendengarnya, kendati telah berulang kali menyapa telinga.

Dua dekade telah berlalu sejak pertama kali kemunculannya. Dan Rossa datang kembali sambil menawarkan “Tegar” untuk kedua kalinya. Berbeda dari versi lawas, “Tegar” yang kini dibawa Rossa adalah hasil daur ulang yang nampak sama sekali baru. “Tegar 2.0”, begitu Rossa menamainya. Tembang yang dirilis ulang dalam rangka merayakan eksistensinya selama dua dekade itu hadir dalam wajah yang terbilang jauh lebih segar.

Demi memeriahkan perayaan kelahiran tembang legendaris tersebut, biduan asal Sumedang itu menggelar rangkaian konser bertajuk “Tegar 2.0 Concert Tour 2019”. Tur rangkaian konser ini dihelat di sejumlah kota besar seperti Jakarta pada 5 Oktober, Bandung (26 Oktober), Yogyakarta (23 November) dan Surabaya (29 November).

Konser ini, tentu saja, menjadi ajang untuk para penggemar Rossa bernostalgia. “Tegar” yang langsung meledak di jagat musik tanah air sejak pertama kali dirilis membuktikan betapa lagu ini begitu dipuja. Diakui atau tidak, “Tegar” seolah memiliki daya magis yang membuat siapa saja yang mendengarkannya terhisap dalam penghayatan. Ia akan terasa menggetarkan seperti saat pertama kali menyapa telinga kendati telah didengarkan berulang-ulang.

Lebih dari itu, “Tegar” juga sanggup menggambarkan cakrawala pergulatan kehidupan asmara generasi akhir 90-an. Nyatanya lagu bernuansa galau ini menjadi tembang idaman. Di sisi lain, kehadiran “Tegar 2.0” semakin mempertegas relevansinya di zaman kiwari. “Tegar 2.0” memiliki pretensi untuk menyihir lebih banyak telinga penikmat dengan kebaruan warna musik dan tetap mempertahankan aksentuasi lirik yang memukau di sisi lain.

Penampilan konser solo ini terasa lebih hangat dan memikat dengan kehadiran deretan musisi besar tanah air yang menjadi penampil pembuka. Sejumlah musisi yang sekaligus merupakan rekan seperjuangan Rossa dalam mengarungi samudera industri permusikan tanah air ini ikut tampil, di antaranya Melly Goeslaw & Anto Hoed yang membuka konser di Jakarta, Afgan di Bandung, Vidi Aldiano di Yogyakarta serta Tulus di Surabaya.

bank bjb sebagai salah satu perbankan terbesar di tanah air, ikut mensponsori gelaran konser Rossa yang menjadi ajang bernostalgia bagi sebagian generasi bangsa ini. Keikutsertaan bank bjb dalam mendukung perhelatan ekspresi seni ini menjadi salah satu cara yang ditempuh perseroan dalam melebur, membaur dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.

“Sebagai agen perubahan nasional, bank bjb memiliki visi untuk memajukan komunitas. Perseroan meyakini bahwa hal tersebut tak mungkin dilakukan tanpa adanya kontak langsung yang memberi dampak nyata kepada masyarakat sebab langkah untuk berpartisipasi aktif di ruang publik sudah menjadi sebuah keniscayaan bagi semua pihak yang ingin terlibat dalam perubahan. Sebagai perwujudan atas keyakinan tersebut, bank bjb senantiasa menjadikan komunitas sebagai acuan dan bahan pertimbangan dalam berbagai keputusan langkah usaha yang ditempuh perseroan,” kata Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb M. As’adi Budiman.

Tak cuma itu, bank bjb menjadikan event ini sebagai ajang promosi bagi eksistensinya di tengah masyarakat dengan turut membuka booth pada penyelenggaraan konser. Melalui program ini, bank bjb berhasil mendongkrak jumlah nasabah dan menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) baru dengan peningkatan Number of Account (NoA) guna meningkatkan Current Account Saving Account (CASA).

Sepanjang Triwulan III 2019, bank bjb berhasil membukukan total Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp98,4 triliun atau tumbuh 10% year on year (y-o-y), lebih baik jika dibandingkan posisi triwulan sebelumnya sebesar 7,4% y-o-y. Pertumbuhan DPK ini didorong dari pertumbuhan dana murah yaitu giro sebesar 10,9% y-o-y dan tabungan sebesar 6,9% y-o-y. Pertumbuhan DPK ini berada di atas rata-rata pertumbuhan industri perbankan nasional sebesar 7,62% per Agustus 2019. (rls/bjb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.