Home » Cirebon » Banjir Rendam Empat Kecamatan di Cirebon Timur

Banjir Rendam Empat Kecamatan di Cirebon Timur

CIREBON – Banjir besar kembali menyerang 4 Kecamatan di Kabupaten Cirebon sejak Minggu (16/2/2020) malam.

SUASANA TERKINI DI DESA BABAKAN LOSARI, KEC PABEDILAN

Empat kecamatan tersebut adalah masing Kecamatan Pasaleman, Pabedilan, Ciledug dan Kecamatan Losari. Banjir disebabkan karena curah hujan yang cukup tinggi di Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Brebes Jawa Tengah.

Kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, Dadang Suhendra menjelaskan, intensitas hujan memang cukup di Kabupaten tetangga. Air kiriman mulai masuk mulai tanjung anom dan masuk melalui sungai cijangkelok. Dari sungai inilah luapan sangat tinggi lalu menambrak sungai cisanggarung. Sementara sungai dari cisanggarung juga membawa air, yang mengakibatkan luapan yang sangat besar.

“Dari luapan inilah air menyerang 4 kecamatan. Yang terdampak ada 500 rumah dan sampai siang ini ada beberapa yang masih tergenang,” kata Dadang

Tadi malam lanjut Dadang, ketinggian air sampai se dada orang dewasa. Beberapa warga di evakuasi ke desa cilengkrang dan sudah diberikan suplay makanan berupa nasi bungkus. Saat ini, ketinggian air sudah mulai surut dan beberapa warga sudah kembali ke rumah masing-masing. Namun dirinya mengaku khawatir, hujan sore ini akan kembali turun.

“Menurut perkiraan cuaca dari BMKG, curah hujan masih tinggi. Kami dibantu TNI-Polri terus siaga di lokasi memantau keadaan,” ungkapnya.

Dadang menambahkan, pihaknya sedang berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menutup 6 tanggul yang jebol. Dua tanggul berada di desa Jati Seeng Kidul karena memang faktor usia. Satu tanggul berada di blok pelabuhan dekat jembatan gantung. Sedangkan tanggul lainnya berada di cijangkelok dekat jembatan gantung. Ironisnya paginya sempat dibuka petani karena untuk membuang air, namun lupa ditutup lagi.

“Ada juga dua klep tanggul yang jebol di babakan losari lor. Minggu ini mudah mudahan bisa kita tanggulangi dan akan mengambil anggaran dari dana tanggap darurat,” tukas Dadang. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.