Home » Cirebon » Kasus Positif Corona di Kabupaten Cirebon Nambah Lagi

Kasus Positif Corona di Kabupaten Cirebon Nambah Lagi

CIREBON – Masyarakat Kab Cirebon harus lebih waspada mengingat Pasien positif terinfeksi virus Corona atau Covid-19, kini bertambah lagi. Demikian disampaikan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Cirebon.

Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Cirebon, Iwan Ridwan Hardiawan dalam keterangan tertulis menjelaskan bahwa pasien positif virus Corona bertambah lagi satu orang dan kini sedang dirawat di sebuah RS di Cirebon Timur.

“Iya, sekarang ada dua pasien yang positif (Covid-19),” ujarnya, Senin (30/3/2020). Menurut Iwan, dua pasien yang positif covid-19 di Kabupaten Cirebon kini sedang menjalani perawatan intensif di dua rumah sakit.

“Satu pasien positif dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Waled, Kabupaten Cirebon dan satu pasien Rumah Sakit Daerah Gunung Jati sejak tanggal 9 Maret 2020,” terangnya.

“Pasien positif yang dirawat insentif di RS Waled saat ini seorang perempuan berusia 33 tahun,” tambahnya.

Begitu pula dengan pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (PDP) di wilayah Kabupaten Cirebon juga bertambah. Dari update data covid-19 di Kabupaten Cirebon sampai tanggal 30 Maret 2020, tercatat PDP sebanyak 28 orang, tujuh diantaranya sudah selesai. Sementara, 21 pasien lainya masih dalam perawatan.

“Untuk pasien ODP di Kabupaten Cirebon, tercatat ada 109 orang, dengan kalkulasi 75 diantaranya sudah selesai dipantau,” tegasnya. Pemberitahuan terkait progres dan sebaran covid 19 di Kab Cirebon yang memaparkan info dan grafis sebaran bisa dilihat secara online.

Sebagai tambahan informasi, meski sudah dinyatakan dua orang positif corona di Kab Cirebon, namun web resmi soal corona milik pemkab yakni covid19.cirebonkab.go.id belum meng-update datanya. Terlihat peta sebaran menunjukan satu titik berwarna merah (positif). Sedangkan untuk pasien di wilayah Cirebon Timur tidak muncul nama wilayah atau kecamatannya.

Hal ini jelas memicu kekhawatiran sejumlah pihak karena data yang dipublish tidak dibuka secara gamblang. “Harapan saya, pemerintah bisa membuka data lebih spesifik, paling tidak nama desa pasien tersebut. Sehingga kami bisa prepare,” harap Bayu salah seorang warga di Kecamatan Gebang ini kepada JP. (red)

Sumber : http://covid19.cirebonkab.go.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.