Home » Cirebon » Awas! Provokator Penolak Pemakaman Jenazah Terpapar Corona di Majalengka Ditindak Tegas

Awas! Provokator Penolak Pemakaman Jenazah Terpapar Corona di Majalengka Ditindak Tegas

MAJALENGKA – Awas! Provokator penolak penolakan jenazah positif corona di lingkungan hukum Polres Majalengka akan ditindak tegas. Hal itu diungkapkan Kapolres Majalengka, AKBP Bismo Teguh Prakoso, Senin (20/4/2020).

“Kami tidak segan akan menindak para otak di balik penolakan jenazah Covid-19. Pastinya kita tindak, saya rasa perbuatan tersebut tidak manusiawi ya, ada pasal tersendiri yang akan menjerat pelaku,” ujar AKBP Bismo di Mapolres.

Perbuatan tersebut, lanjut dia, dapat memecah belah kondusivitas di wilayah setempat. “Ada pasal 212 dan 214 KUHP tentang penanggulangan wabah nomor 4 tahun 84 yang akan menjerat pelaku sebagai provokator penolakan jenazah,” ucapnya.

Pasal 212 KUHP, lanjut dia, menyebut, barang siapa dengan kekerasan atau dengan ancaman kekerasan melawan serang pejabat yang sedang menjalankan tugas yang sah, atau orang yang waktu itu menurut kewajiban undang-undang atau atas permintaan pejabat yang bersangkutan sedang membantunya, diancam karena melawan pejabat dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan.

Sementara, pasal 214 KUHP menyatakan, paksaan dan perlawanan tersebut dalam Pasal 212, bila dilakukan oleh dua orang atau lebih secara bersama-sama, diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun.

“Jangan sampai ada penolakan, kalau ada provokator penolakan tentunya kita bisa jerat dengan undang-undang pidana dan undang-undang penanggulangan wabah,” ucapnya.

Kapolres menambahkan, saat ini di Kabupaten Majalengka sendiri belum ditemukan kasus penolakan yang terjadi pada jenazah Covid-19. Sebab, hingga kini belum ditemukan warga Majalengka yang positif terpapar kasus virus Corona.

“Alhamdulilah sepertinya belum ada, ada juga warga Majalengka itu yang sudah lama berada di Bandung,” katanya. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.