Home » Cirebon » Ini Penusuk Warga di Gang Mledre Kapetakan, “Buron 6 Jam, Sembunyi di Rumah Kosong”

Ini Penusuk Warga di Gang Mledre Kapetakan, “Buron 6 Jam, Sembunyi di Rumah Kosong”

CIREBON – Pria ini pelaku penusukan di Gang Mledre, Kapetakan, Cirebon, pada Kamis (21/5/2020) malam. Korbannya tewas. Dan pria yang diketahui berinisial ST (24) warga Kabupaten Cirebon ini, hanya enam jam berkeliaran pasca penusukan, kemudian diringkus Timsus Reskrim Polres Cirebon Kota beserta Polsek Kapetakan.

“Hanya dalam waktu enam jam dari pelaporan, pelaku berhasil dibekuk,” ujar Kapolres Cirebon Kota, AKBP Syamsul Huda, Jumat (22/5/2020).

Peristiwa penusukan terjadi pada Kamis (21/5/2020) sekitar pukul 23.00 WIB, di Gang Mledre, Kapetakan. Berawal saat korban SM melintas menggunakan sepeda motor, membonceng temannya berinisial A. Kemudian di sekitar TKP mereka berpapasan dengan pelaku yang sama-sama menggunakan sepeda motor dibonceng O.

Saat berpapasan, korban dan pelaku turun. Kemudian mereka terlibat aksi saling dorong. Saat itu, keduanya sempat dilerai oleh kedua temannya itu. Namun tak lama, korban dan pelaku masuk ke dalam Gang Mledre. Tak lama, teman korban mendengar ada teriakan minta tolong dari seorang ibu di dalam gang.

“Mendengar itu, teman korban langsung masuk ke dalam Gang Mledre. Dia sempat berpapasan dengan pelaku ST yang keluar dari Gang Mledre,” lanjut Kapolres.

Selanjutnya teman korban dan teman pelaku masuk ke dalam gang dan melihat korban SM meringgis kesakitan sambil memegang perut yang berlumuran darah. Melihat itu, keduanya membawa korban ke Puskesmas, kemudian dirujuk ke RS Pelabuhan dan sampai di UGD korban dinyatakan meninggal dunia.

“Pelasku ditangkap Jumat (22/5/2020) sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu pelaku sedang sembunyi di sebuah rumah kosong,” timpal Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota, AKP Deny Sunjaya.

Dari pengakuan pelaku, penusukan itu dilatarbelakangi permasalah pribadi antara pelaku dengan korban, karena sejak 2 hari ini korban selalu mencari-cari pelaku. Dan ketika ketemu di dalam gang korban memukul pelaku hingga kemudian pelaku menusuk korban.

“Barang bukti satu bilah badik serta baju dan celana korban yang berlumuran darah,” tandas AKP Deny Sunjaya. (crd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.