BEKASI – PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FajarPaper), produsen kertas kemasan terkemuka yang merupakan anggota dari SCGP (Siam Cement Group Packaging) di Indonesia, memulai kegiatan baru GEMARI BUMITANIK (Gerakan Masyarakat Mandiri Budidaya Maggot, Ikan dan Tanaman Hidroponik) yang diinisiasikan oleh team CSR FajarPaper, PUK SP KEP SPSI PT. Fajar Surya Wisesa Tbk, dan juga Koperasi Karyawan Surya Abadi.
Untuk kegiatan baru tersebut, dilakukan Pelatihan yang berlangsung di Wisma KKSA, Senin (26/12/2022) lalu, dimana materi pelatihan budidaya maggot langsung dibawakan oleh CEO dari Biomagg, Aminudin.
Sedangkan untuk materi budidaya Ikan dan tanaman hidroponik dibawakan oleh Shintia, siswi penerima beasiswa Sharing the Dream bersama dengan guru-guru dari organisasi Budikdamber sekolahnya SMK Mitra Industri.
Baca Juga:Warga Desa Pasirtanjung Keluhkan Minimnya PJU dan Maraknya Curanmor Di Jumat CurhatAngka Kriminalitas Di Kabupaten Bekasi Meningkat 75 Persen Sepanjang Tahun 2022
FajarPaper juga memberikan fasilitas sejumlah 10 paket alat budidaya maggot dan juga 20 paket alat budidaya ikan dalam ember untuk 10 peserta yang berpartisipasi. 8 orang peserta berasal dari karyawan FajarPaper yang telah memasuki usia pensiun, 1 orang berasal dari perwakilan sekolah SMK Mitra Industri dan 1 orang dari perwakilan Desa Kalijaya.
Jefri D. Tambunan, selaku HR Strategic & Business Partner General Manager PT Fajar Surya Wisesa Tbk, mengatakan, hari ini kita akan memulai cross program dari CSR & Employee Relation.
“Program GEMARI BUMITANIK ini adalah kelanjutan dari persiapan bagi karyawan pra pensiun yang telah diadakan pada tanggal 15 Oktober 2022 yang lalu di Hotel IGLOO. Selain karyawan yang akan memasuki usia pensiun, hal ini juga bisa dipelajari juga oleh perwakilan masyarakat yang berada di lingkungan PT. Fajar Surya Wisesa Tbk dan dalam hal ini diwakili oleh Bapak Dedi selaku ketua RW di Desa Kalijaya. Keberhasilan dari program percontohan yang akan dimulai hari ini akan membuat peserta dapat memiliki pemasukkan sampingan, dimana konsistensi dibutuhkan agar pemasukan yang diterima dapat menjadi lebih besar. Budidaya maggot juga berkesinambungan terhadap budidaya ikan dan tanaman hidroponik, dimana maggot yang dihasilkan juga dapat menjadi pakan ikan yang lebih sehat,” ujarnya, Sabtu (31/12/2022).
“Untuk itu, manajemen sangat mendukung kegiatan ini dan berharap bantuan paket untuk pemula yang diberikan pada hari ini dapat digunakan semaksimal mungkin. Dukungan dari PUK SPSI PT. Fajar Surya Wisesa Tbk., dan juga koperasi Surya Abadi juga akan selalu ada untuk seluruh peserta,” tambahnya.
