Home » Cirebon » Spanduk “Monyet” Sindir Warga Penyampah

Spanduk “Monyet” Sindir Warga Penyampah

MAJALENGKA – Tampaknya pemda Majalengka tidak main-main untuk mendapatkan kembali piala Adipura di tahun 2015 ini. Beragam cara dilakukan, yakni segala penjuru terus dibersihkan dan dipasang tulisan dilarang buang sampah. Namun ada juga cara yang unik, yang tidak dilakukan di tahun-tahun sebelumnya, yakni memasang spanduk bertuliskan,”Hanya monyet yang membuang sampah sembarang di sini” yang disertai dengan gambar hewan tersebut.
Spanduk spanduk bertuliskan peringatan dengan cara ekstrem tersebut, dapat dijumpai di TPA Desa Ciborelang menuju jembatan layang jalan tol Cikampek- Palimanan menuju arah desa Tegal Aren Kecamatan Ligung. Dengan adanya tulisan tersebut yang dipasang di pinggir jalan raya itu, setidaknya membuat para pejalan kaki, maupun pengendara motor kini terasa sungkan dan malu untuk membuang sampah.

Hal ini dirasakan betul oleh salah seorang warga yang juga petani di wilayah itu, Minah (40). Tadinya ia mengaku sering buang sampah sembarangan di dekat jalan tersebut. “Namun setelah ada tulisan spanduk tulisan bahwa yang buang sampah sembarangan disamakan dengan hewan itu, saya merasa malu sendiri. Jadinya kertas nasi yang saya bawa untuk membungkus nasi dan lauk-pauk, saya masukan kembali ke kantong dan dibawa pulang lagi,” ungkapnya, Senin (13/4).

Minah mengatakan selain itu dirinya juga takut ketahuan oleh petugas aparat, apakah itu petugas dari pemdes maupun dari pemcam atau pemkab, karena di dinding TPA tersebut juga bertuliskan sebuah tanda tulisan peringatan dilarang membuang sampah. “Dan yang membuang sampah akan dikenai sanksi administrasi sebesar 200 ribu. Saya takut juga, zaman sekarang uang sebesar itu bagi saya lumayan banyak. Nah, daripada saya kena hukuman maka saya lebih baik tidak membuang sampah di tempat itu,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Majalengka, H Alimudin mengatakan pihaknya memang sengaja menginstruksikan kepada semua elemen masyarakat agar tetap menjaga kebersihan lingkungan. “Terserah teknisnya seperti apa, yang penting kebersihan lingkungan dan warga tidak buang sampah sembarangan itu sudah bagus,” ujarnya singkat. (rik)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.