BANDUNG – Indonesia Super League (ISL) 2015 kali ini merupakan musim pertama Persib Bandung tanpa sosok seorang bobotoh yang selalu menjadi pemain ke-12 pada setiap pertandingan. Ia adalah Ayi Beutik, Panglima Viking Persib Club (VPC), yang meninggal akibat gangguan pada syaraf, 9 Agustus 2014 lalu.
Sosok Ayi Beutik jelas dirindukan para bobotoh dalam setiap pertandingan Persib, baik kandang maupun tandang. Sebab, almarhum selalu menjadi garda terdepan dalam mendukung skuat Maung Bandung. “Jelas kami sangan merindukan sosok almarhum dan tidak akan pernah tergantikan di hati kami,” kata salah satu pentolan Viking, Yana Umar baru-baru ini. Kepergian Panglima Viking Persib Club (VPC), Ayi ”Beutik” Suparman (kanan), tepat sehari jelang Persib Bandung bertandang ke markas Persija Jakarta untuk melakoni laga lanjutan ISL 2014 di Stadion GBK, (9/8/2014).
Menurut Yana, yang merupakan sahabat karibnya, pengaruh Ayi Beutik sangat besar kepada bobotoh. Saat berada di pinggir lapangan, Ayi dapat membakar semangat para bobotoh untuk total dalam memberikan semangat. “Kalau ada sosok almarhum suasana beda. Semangat anak-anak (bobotoh) dalam memberikan dukungan sangat total. Bisa dibilang almarhum sebagai pembakar semangat,” ucapnya.
Selain itu, Yana menilai kecintaan Ayi kepada Persib juga sangat besar dan tidak tergantikan oleh apapun. “Kalau ada apa-apa, almarhum yang selalu terdepan, kaya acara apapun untuk Persib, seperti ulang tahun selalu menjadi pionir dan penggagas. Kami rindu sosok almarhum,” pungkasnya. (sib)