Home » Cirebon » Puluhan Warga Protes, Ganti Rugi Tol Cipali Belum Tuntas

Puluhan Warga Protes, Ganti Rugi Tol Cipali Belum Tuntas

PALIMANAN – Puluhan warga dari Palimanan, Bongas, Kadipaten serta yang lainnya, melakukan unjuk rasa guna menuntut hak pembebasan lahan jalan Tol Cikampek Palimanan yang kini diresmikan Presiden Jokowi. Massa yang kesal karena haknya belum terbayarkan sehingga massa merusak Spanduk Baligho ucapan milik Ketua DPRD Kabupaten Cirebon H. Mustofa yang bertuliskan Selamat telah di resmikannya jalan tol Cikapali oleh Presiden RI Bapak Joko Widodo.

” Kami kesal Mustofa kami pilih, tetapi tidak ada respon, tidak mempertahankan hak-hak kami,” ujar luapan kesal warga saat melakukan demo, Sabtu (13/6). Kuasa Hukum warga, Agus Prayoga, SH mengatakan, ini adalah aksi puncak penderitaan serta penantian warga yang selama ini berbagai upaya telah dilakukannya. “Kami sadar kami lemah dari segi kekuatan dan kami tidak punya keuangan yang memadai, walaupun sebetulnya selama ini Pemerintah atau Pak Jokowi yang meresmikan hari ini, itu dikelabui, ada kebohongan publik yang seolah-olah pembebasan tanah ini mulus seperti jalan ini, tetapi manyisakan terhadap warga,” ungkapnya.

Point-point yang penting adalah, lanjut Agus, masalah pembayaran, mulai dari tanah hingga bangunan belum terbayarkan, hanya saja panitia seolah-olah mengelabuhi, dengan dalih keuangan untuk pembayaran sudah ada di pengadilan. “Ada 70 warga yang belum mendapatkan ganti rugi, luas tanah dan bangunan berfariasi. Kami bahkan hanya dihargai Rp 400ribu/M². Tetapi kalau berdasarkan SK Bupati Cirebon Tahun 2007 harga tanah yakni 2juta/M²,” ujarnya.

Maka dari itu kami mohon kepada Pak Presiden Jokowi agar menanguhkan dulu peresmian ini. “Masih banyak evaluasi. Bahkan kami akan melakukan upaya sampai kapanpun, mana kala ini belum selesai masyarakat tidak akan ikhlas dan akan menimbulkan kerawanan sosial,” tutupnya. (gfr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.