Home » Karawang » Gebang Karawang » Buntut Pemecatan DW, Arif Dianto-pun Masuk Daftar Tunggu

Buntut Pemecatan DW, Arif Dianto-pun Masuk Daftar Tunggu

KARAWANG – Pemecatan terhadap Dedi Wahyudin (DW) dari kepengurusan DPD Partai NasDem Kabupaten Karawang berbuntut panjang, hingga menyeret pada seorang pengurus lain menyusul dipecat.

Adalah Arif Dianto, Wakil Ketua Bidang Pendidikan, Olahraga dan Kemahasiswaan di DPD Partai NasDem, yang akan menyusul DW. Arif bersuara lantang atas pemecatan Dedi Wahyudin. Arif Dianto menyebut bahwa seharusnya bukan Dedi Wahyudin yang dipecat, melainkan Ketua DPD Sunarno. Arif menyebut Sunarno sebagai tipe pemimpin yang kurang demokratis.

Ia yang mengklaim bersama para pengurus DPD lain, sempat menaruh curiga dengan sikap Sunarno yang pernah ‘keukeuh’ ingin mendukung H. Ahmad Marjuki (HAM). Lebih jauh, Arief menuding Sunarno setengah hati mendukung pasangan Sa’Iman. Arif juga mengklaim saat ini mendapat dukungan dari 21 pengurus DPD untuk bersama-sama melengserkan Sunarno dari jabatan Ketua DPD.

Ketika dikonfirmasi pers di sekretariat DPD Partai NaDem pada Kamis (6/8), Ketua DPD Sunarno menanggapi dengan santai pernyataan Arif Dianto di media. Menurut Sunarno, Arif seharusnya memahami betul ketentuan sanksi dalam Peraturan Organisasi (PO) tentang Pilkada yang menjadi landasan hukum pemecatan terhadap Dedi Wahyudin. Selain itu, DPD juga mendapatkan instruksi langsung DPP maupun DPW agar apabila ada kader partai yang tidak mendukung kebijakan partai, agar dipecat saja. Sunarno justru mempertanyakan sikap Arif Dianto.

“Ini ada apa dengan Arif Dianto? Yang dipecat Dedi Wahyudin kok yang bersikap reaktif malah Arif?” kata Sunarno.

Padahal menurut Sunarno, Dedi Wahyudin telah menghubunginya melalui telpon seluler dan menyatakan dapat menerima keputusan DPD. Bahkan Dedi Wahyudin telah meminta ijin untuk pamitan dan memohon maaf apabila selama bergabung di Partai NasDem banyak kekurangan.

Sunarno mengatakan sikap reaktif Arif Dianto yang menyerang DPD dengan membawa-bawa sejumlah nama pengurus DPD lain, sebagai pembangkangan terhadap keputusan DPD Partai NasDem Kabupaten Karawang. Untuk itu, DPD akan segera mengirim surat yang isinya mengusulkan kepada DPP Partai NasDem untuk memecat Arif Dianto dari kepengurusan DPD.

Sunarno juga mengatakan usulan pemecatan terhadap Arif bukan hanya karena persoalan sikapnya tetapi juga karena yang bersangkutan tidak aktif di kepengurusan partai. Sejak usai

pelaksanaan pemilihan umum legislatif (Pileg) pada 2014 lalu hingga sekatang, Arif Dianto nyaris tidak pernah mengikuti kegiatan partai seperti  rapat harian dan kegiatan lainnya.

Ketua DPD Partai NasDem Karawang juga menegaskan bahwa seluruh tudingan Arif sama sekali tidak benar dan hanya berlandaskan asumsi saja. Klaim Arif yang menyatakan mendapat dukungan dari 21 pengurus DPD, diakui Sunarno, tidak benar karena mereka tetap solid mendukung DPD dan kebijakan DPD.

“DPD Partai NasDem sangat solid dan sama sekali tidak ada kata setengah hati untuk mendukung dan memenangkan pasangan Sa’Iman. Kita akan all out memenangkan pasangan Sa’Iman,” pungkas Sunarno.

Dedi Wahyudin yang menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Pendidikan Politik dan Kebudayaan dipecat DPD Partai NasDem dipecat lantaran menjadi tim sukses atau mendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati Cellica Nurachadiana-Ahmad Zamakhsyari. Sementara Partai NasDem sendiri bersama Golkar dan Gerindra mendukung pasangan calon Saan Mustopa-Iman Sumantri. (zens)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.