Home » Karawang » Gebang Karawang » Menuju K-1, Saan Mustopa Politisir PNS?

Menuju K-1, Saan Mustopa Politisir PNS?

KARAWANG – Salah satu peserta Pilkada Karawang, Saan Mustopa, mendapat banyak kritikan. Politisi yang juga mantan anggota Fraksi Demokrat DPR RI ini dituding mempolitisir PNS. Kritikan tersebut meluncur lantaran buah pernyataannya di sebuah media sosial terkait programnya yang akan mensejahterakan PNS, kalau dirinya menang  di Pilkada Karawang, Desember 2015 mendatang.

“Pernyataan calon bupati nomor urut 6 seolah-olah mempolitisir PNS. Dia bilang ingin mensejahterakan PNS. Emangnya masyarakat Karawang PNS semua? Lalu para buruh, kaum tani, nelayan, masyarakat kecil ini mau dibawa kemana? PNS itu sudah sejahtera kenapa harus disejahterakan? Yang harusnya disejahterakan itu masyarakat kecil,” ujar H. Husni Tamrin, Tokoh Masyarakat Karawang.

Jika seorang calon pemimpin hanya menyoroti itu saja (PNS-red), kata Husni, berarti itu hanya kepentingan kelompok saja. “Jadi masyarakat kecil mau di taruh di mana, apa mereka tidak akan di sejahterakan,” lanjutnya.

Dikatakan Husni, jika hanya PNS saja yang akan disejahterakan, seolah-olah ada ajakan kampanye untuk golongan PNS. “Coba berapa banyak PNS yang ada di Karawang? Dan hari ini apakah para PNS belum sejahtera? Berapa gajih PNS perbulan, belum tunjangan para PNS, apakah itu belum sejahtera juga. Tapi kita lihat hari ini, masih banyak masyarakat Karawang yang kelaparan, belum mendapatkan pekerjaan, apalagi dengan kenaikan dolar yang terus menaik inplasi yang sangat tinggi sehingga biaya kehidupan semakin mahal,” katanya.

Husni berharap siapapun pemimpinnya nanti di Karawang harusnya melikirkan masyarakat kecil bukannya PNS, jangan sampai para petani, buruh, nelayan, serta masyarakat kecil lainnya malah di kesampingkan. “Calon pemimpin harus bisa mensejahterakan masyarakat kecil bukannya mensejahterakan para PNS,” ujarnya. (plz)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.