Home » Karawang » Gebang Karawang » Viral di Medsos, “Dikit Dikit Demo di Pabrik” Bikin Wabup Karawang Meradang

Viral di Medsos, “Dikit Dikit Demo di Pabrik” Bikin Wabup Karawang Meradang

Pernyataan “dikit dikit demo di pabrik” yang dilontarkan Wakil Bupati Karawang Ahmad Zamakhsyari, berpolemik. Sejumlah serikat pekerja menafsirkan, pernyataan itu menyiratkan kalau orang nomor dua di Pemkab Karawang tersebut anti serikat pekerja. Bahkan, ada kesan kalau sosok yang akrab disapa Jimmy ini merupakan beking dari para pengusaha.

“Dikit dikit demo di pabrik” Jimmy itu, dilontarkan saat dirinya melepas ribuan tenaga kerja di halaman Pemkab Karawang, Sabtu (18/6) lalu. Kala itu, sosok yang juga merupakan politisi dari PKB itu secara berapi-api (berorasi), mengungkapkan tentang komitmennya terhadap iklim investasi di Kabupaten Karawang. Jadi, kata dia, siapun yang mengganggu iklim investasi di Kabupaten Karawang, akan berhadapan langsung dengan dirinya.

“Dikit dikit demo di pabrik, dikit dikit demo di pabrik, dikit dikit demo di pabrik!!! Insya Allah Ibu Bupati sudah mengijinkan saya, kalau ada yang seperti itu berhadapan langsung dengan Wakil Bupati Karawang,” ujarnya saat itu.

Dalam orasinya itu, Jimmy juga mempersilahkan adanya keberadaan serikat pekerja di perusahaan. Tapi ia tidak menginginkan jika serikat pekerja menjadi alat kepentingan untuk mengintimidasi pihak industri yang ada di Karawang.
“Pabrik tidak boleh lagi di demo, karena pabrik bukan pemilik kebijakan. Kalau serikat mau demo, demolah bupati dan wakil bupati disini,” tambahnya.

Pernyataan itu, ternyata bak bola panas yang liar. Beberapa jam setelah itu, rekaman pernyataannya muncul di jejaring sosial Facebook. Dalam rekaman itu, tampak jelas suara Jimmy yang lantang, berkicau seolah dirinya anti serikat pekerja.

Sontak, sejumlah netizen yang didominasi kaum buruh bereaksi. Mereka berkomentar, yang intinya mengutuk pernyataan Jimmy.

Menanggapi hal itu, Jimmy pun tak tinggal diam. Dia kemudian mengklarifikasi, kalau rekaman pernyataannya yang diposting sebuah akun di Facebook, merupakan hasil rekayasa (editan). POstingan itu sengaja dibuat oleh orang yang memang ingin menjatuhkan dirinya.

“Saya sama sekali tidak anti serikat pekerja. Rekaman pernyataan saya yang diposting di Facebook, merupakan editan atau rekayasa yang dilakukan oleh seseorang. Saya sudah tahu siapa orangnya. Pernyataan saya yang sebenarnya tidak seperti itu. Ini ada bukti rekaman aslinya,” ujar Jimmy, saat dikonfirmasi, kemarin.

Dikatakan dia, dalam sambutan di acara pelepasan ribuan tenaga kerja asli Karawang itu, dirinya hanya ingin memberikan pemahaman kepada kawan-kawan serikat pekerja, jika ada masalah apapun silahkan dikomunikasikan dengan pemerintah daerah.

“Saya prihatin dengan kondisi ketenagakerjaan di Karawang, yang kerap terjadi aksi pemogokan buruh. Seperti contoh, ketika saya dalam perjalanan, kemudian ada demo di PT. Santosa. Saya berhenti dan menemui mereka. Lalu saya kenalkan diri sebagai Wakil Bupati Karawang. Saya kemudian mengundang kedua belah pihak, baik dari buruh maupun perusahaan untuk duduk bareng. Disana saya bilang jika perusahaan tidak memihak kepada buruh dan tetap melakukan PHK sepihak, maka pemkab akan menutup perusahaan tersebut,” katanya.

Jadi, tambah dia, jika dirinya anti serikat pekerja, tidak mungkin mengeluarkan ancaman kepada perusahaan dalam audiensi itu. “Pernyataan saya di acara pelepasan 2.504 orang pekerja asli asal Karawang untuk bekerja di 30 perusahaan besar di Karawang, Sabtu (18/6) lalu, telah dipelintir orang,” tandasnya. (bay)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.