Home » Headline » Sindikat Ganja Bekasi Digulung Berikut Barang Bukti Hampir Tiga Kwintal
Sat Narkoba Polresta Bekasi Kabupaten Berhasil Menggulung Sindikat Ganja berikut barang buktinya sebanyak 3 kwintal.

Sindikat Ganja Bekasi Digulung Berikut Barang Bukti Hampir Tiga Kwintal

Sindikat Ganja Bekasi Digulung Berikut Barang Bukti Hampir Tiga Kwintal

BEKASI – Satuan Narkoba Polresta Bekasi Kabupaten berhasil menggagalkan peredaran ganja sekaligus menggulung jaringan pengedarnya yang biasa beroperasi di Bekasi. Tak tanggung-tanggung, hampir tiga kwintal daun ganja siap edar telah diamankan.

Dalam gelar kasus yang dilaksanakan Jum’at (26/08) sekira pukul 13.00 itu terungkap bahwa keberhasilan aparat kepolisian Polresta Bekasi Kabupaten ini berkat penyelidikan yang mendalam pasca-tertangkapnya DT (29) pada Rabu (24/8). DT tertangkap beserta barang bukti berupa 1 kilogram ganja siap edar.

Aparat kepolisian menduga bahwa tertangkapnya DT merupakan bagian kecil dari sindikasi peredaran ganja di Bekasi. Maka Sat Narkoba pun bergerak melakukan pengembangan. Berawal dari kampung tersangka DT yakni di Kampung Bugel Salam Poncol RT 03/06 Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. Ternyata benar, di sana ditemukan hampir 3 kwintal ganja. atau tepatnya 263,5 Kg. “Alhamdulillah berkat usaha dan kerja keras jajaran Sat Narkoba kita,” kata Kapolresta Bekasi Kabupaten Kombes Pol M Awal Chairuddin.

Menurut Kapolresta, kini polisi sedang mengejar beberapa pelaku yang diduga berhubungan langsung dengan DT. “Dari pemeriksaan awal terhadap DT, daun haram itu adalah milik P. Kita sudah mengantongi siapa si ‘P’ ini. Namun kita akan kembangkan terlebih dahulu,” tegas Awal.

P memang masih buron. Namun pengembangan polisi tetap membuahkan hasil dengan tertangkapnya S (37) dan DD (27). “Kita juga berhasil mengamankan S dan DD. Juga barang bukti lain yakni mobil BMW warna silver dengan No. Pol B 1133 SM dan 1 unit Truk warna Hijau dengan No. Pol BM 8254 DE. Selain memburu P, kita juga berupaya mengungkap jaringan ini sampai ke akar-akarnya,” ancam Kapolresta seraya menegaskan bahwa kepada para pelaku yang sudah ditangkap akan dikenakan Pasal 114 ayat (2) Sub Pasal 111 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal seumur hidup atau hukuman mati, (fjr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.