Home » Cirebon » Gerbang Cirebon » Sejoli Tewas Ditangan Geng Motor, Yang Cewek Sempat Diperkosa Bergiliran

Sejoli Tewas Ditangan Geng Motor, Yang Cewek Sempat Diperkosa Bergiliran

Sejoli Tewas Ditangan Geng Motor, Yang Cewek Sempat Diperkosa Bergiliran

CIREBON – Peristiwa kriminal aksi geng motor di Cirebon kembali heboh. Pasangan sejoli yakni ER dan VD tewas setelah sebelumnya dianaya oleh geng motor. Peristiwa akhir pekan lalu itu, terungkap kemarin, saat polisi berhasil menangkap 8 orang pelaku penganiaya. Bahkan, berdasarkan pemeriksaan VD sempat diperkosa hingga tak berdaya. Untuk mengelabui petugas, kedua korban dibuang ke jembatan tol kepongpongan.

Informasi yang didapat menyebutkan bahwa, awalnya pasangan naas itu dikira tewas karena kecelakaan lalu lintas. Namun aparat kepolisian mencurigai adanya kejanggalan terhadap kondisi tubuh korban. “Awalnya orang tua korban memang mengira ini kecelakaan. Namun beberapa orang petugas di lapangan menemukan sesuatu yang janggal. Makanya polisi pun terus mengembangkan kasus ini,” kata Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Yusri Yunus.

Lantas Yusri menjelaskan bahwa korban ER dikeroyok dan dianiaya sampai meninggal. Sementara V yang juga kekasih RR diseret dan diperkosa secara bergiliran oleh para pelaku. “Jadi awalnya korban ini dilempari batu oleh kelompok tersebut. dan sempat terjadi aksi kejar-kejaran, hingga sepeda motor yang dikendarai korban terpepet. Saat itulah anggota geng motor itu dihantam menggunakan bambu hingga terjatuh,” tambah Yusri.

Melihat korbannya tersungkur ke aspal, para pelaku membawa keduanya ke tempat sepi. “Di situlah korban dianiaya hingga meninggal dunia. Bahkan V diperkosa secara bergiliran,” tandas Yusri.

Polisi mengamankan delapan orang di antaranya Jy (23), Sup (19), ES (23), HS (23), Ek (27), Sud Sak, dan RW. Sedangkan tiga pelaku lain masih diburu petugas.

Sementara itu, Kapolres Cirebon Kota AKBP Indra Jafar SIK menjelaskan bahwa kasus ini akan terus diusut sampai tuntas. “Ini kasus penganiayaan dan pembunuhan. Kita sudah mengamankan beberapa orang pelakunya, namun kita akan terus mengusut hingga tuntas,” kata Kaporesta. (crd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.