Home » Bekasi » Tidak Mematikan Mesin Saat Isi BBM, SPBU Blokang Terbakar

Tidak Mematikan Mesin Saat Isi BBM, SPBU Blokang Terbakar

BEKASI – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Blokang yang berada di Jalan Raya Sukatani RT 01/01 Desa Karang Sentosa, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, terbakar, Senin (08/05) kemarin pagi sekitar pukul 05.30 WIB. SPBU tersebut terbakar diduga akibat adanya pelanggan yang menyalakan mesin saat tengah mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM).

SPBU Blokang hangus terbakar

Petugas Keamananan SPBU mengatakan, peristiwa berawal ketika ada pelanggan yang datang dengan mengendarai sepeda motor Suzuki Smash dan mesin masih dalam keadaan hidup. Dia membeli bensin seharga Rp 100 ribu dan dimasukan ke dalam jerigen.

“Setelah selesai dan selang diangkat, isi bensin sempat menetes ke tanah dan tiba-tiba busi sepeda motor mengeluarkan percikan api hingga menyambar mesin SPBU dan terjadi kebakaran,” ucap pria yang enggan disebutkan namanya itu, Selasa (09/05).

Sejumlah pemadam kebakaran diturunkan untuk memadamkan api yang menghanguskan satu unit mesin pompa SPBU dan sepeda motor jenis Suzuki Smash bernomor polisi B 6989 FA. Api dapat dipadamkan 30 menit kemudian setelah peristiwa kebakaran terjadi. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti peristiwa tersebut.

Sementara pemilik sepeda motor jenis Suzuki Smash diketahui bernama Randi (13) warga Desa Sukajadi, Kecamatan Sukatani, hingga saat ini masih dirawat di RS Husni Husada Sukatani, karena mengalami luka bakar di bagian punggung belakang dan paha bagian kanan dan kiri bagian belakang.

Sementara itu, Pengawas SPBU, Aden Sentana mengatakan, atas kejadian tersebut pihaknya mengalami kerugian kurang lebih Rp 300 juta. “Mesinnya aja Rp 200 juta. Kalau ditotal dengan yang lain-lainnya ya secara keseluruhan sih, sekitar Rp 300 jutaan,” pungkasnya. (fjr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.