Home » Tasikmalaya » Gerbang Tasik » Warga Ancam Pemkab Tasik Dengan Tutup Paksa Pembangunan Mega Proyek Lewikeris

Warga Ancam Pemkab Tasik Dengan Tutup Paksa Pembangunan Mega Proyek Lewikeris

Warga Ancam Pemkab Tasik Dengan Tutup Paksa Pembangunan Mega Proyek Lewikeris

TASIK – Kecewa dengan janji bupati yang batal mempertemukan warga dengan pihak BBWS dan BPN terkait pembangunan Mega Proyek Bendungan Lewikeris, ratusan warga Desa Ancol, Kecamatan Cineam kembali mendatangi kantor Bupati Tasikmalaya. Warga meminta Pemkab Tasik turut proaktif dalam penyelesaian ganti rugi lahan warga, Senin (14/8) siang.

Kedatangan warga ini untuk menagih janji Bupati Tasik, Uu Ruzhanul ulum, yang pada aksi sebelumnya sudah menjanjikan akan memfasilitasi mempertemukan warga dengan pihak BBWS dan Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Namun pada kenyataannya, Uu Ruzhanul Ulum tidak menemui warga. Meski perwakilan warga sempat diterima pihak pemkab untuk audiensi, namun karena tidak dihadiri bupati warga yang kecewa pun akhirnya keluar meninggalkan ruangan.

“Kami semua kecewa dengan bupati Tasikmalaya yang ingkar janji,” ujar Iwan Muhidin, perwakilan salah seorang warga.

Warga yang kecewa meluapkan kekesalan mereka dengan melakukan orasi di depan pintu masuk kantor bupati sambil melemparkan lumpur yang telah dibungkus plastik. Warga mengancam jika dalam kurun waktu 3×24 jam Pemkab Tasik tidak proaktif menyelesaikan masalah ganti rugi lahan ini, warga Desa Ancol Cineam ini akan menutup paksa pembangunan Mega Proyek Bendungan Lewikeris. (and)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.