Home » Cirebon » Hanya Ingin Memiliki eKTP, Ratusan Masyarakat Kab Cirebon Rela Antri Dari Pagi Buta

Hanya Ingin Memiliki eKTP, Ratusan Masyarakat Kab Cirebon Rela Antri Dari Pagi Buta

CIREBON – Sejak pagi buta ratusan masyarakat dari berbagai wilayah yang ada di Kabupaten Cirebon, telah mengantri untuk pembuatan maupun pengambilan Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Cirebon.

Pemandangan menarik yang terjadi, Masyarakat yang datang dari berbagai wilayah yang ada di Kabupaten Cirebon rela mengantri dari pagi hari. Yang membuat menariknya lagi mereka (masyarakat, red) bukan orangnya yang mengantri tetapi alas kaki yang digunakan inilah sebagai pengganti antrian sebelum mendapatkan nomor antrian untuk pengambilan e-KTP.

Hal tersebut mendapatkan reaksi dari Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon, Supiman SH, menurutnya masyarakat Kabupaten Cirebon berbondong-bondong mendatangi bahkan sudah rela mengantri dari subuh kenapa? pihaknya menyakini bahwa masyarakat Kabupaten Cirebon sudah ingin tertib aturan yakni untuk mendapatkan atau memiliki e-KTP yang selama ini masyarakat idam-idamkan.

“Antusias masyarakat ini saya kira masyarakat semua yang rela mengantri itu sudah ingin tertib akan administrasi kependudukannya, tetapi kepada dinas terkait apakah ini terus dibiarkan masyarakat Kabupaten Cirebon yang lainnya mengantri dari pagi hari hanya untuk mendapatkan e-KTP,” tegasnya, Kamis (14/12/2017).

Pria yang akrab disapa Tong Eng ini menambahkan seharusnya ini sebagai bahan evaluasi diri, untuk memberikan pelayanan prima dan tidak perlu lagi masyarakat itu mengantri dari pagi buta. “Maka dari itu kami mendorong untuk pelayanan administrasi kependudukan ini lebh baik diserahkan saja ke tingkatan Kecamatan. Jadi nanti kedekatan pelayanannya juga akan lebih dirasakan oleh masyarakat,” kata Tong Eng. (gfr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.