Home » Bandung » Ini Program Strategis Bina Marga Jabar Tahun 2018
JARGON - Kadis Bina Marga HM Guntoro bersama Istri Gubernur Netty Heryawan, menyerukan jargon "Jalan Mantap Ekonomi Lancar".

Ini Program Strategis Bina Marga Jabar Tahun 2018

BANDUNG – Dinas Bina Marga Dan Penataan Ruang (DBM PR) Jawa Barat terus memantapkan infrastruktur di Jabar Tahun 2018 ini. Demikian disampaikan Kepala DBM PR, H.M. Guntoro, dalam wawancara khusus dengan Jabar Publisher usai meresmikan “Koperasi Bima Sejahtera Sentosa” di Jalan Asia Afrika No. 79 Bandung, Jumat (2/3/2018).

JARGON – Kadis Bina Marga HM Guntoro bersama sejumlah pegawai menyerukan jargon “Jalan Mantap Ekonomi Lancar” usai peresmian Koperasi Bima Sejahtera Sentosa, Jumat (2/3/2018).

Pak Gun, begitu Ia akrab disapa memaparkan, ada sejumlah paket pekerjaan yang menjadi fokus dinas yang dipimpinnya itu. “Kami tetap konsen melanjutkan program kebijakan strategis, diantaranya membangun jalan baru per tahun 10 kilometer, pembangunan jalan di Jatibarang (Cirebon) yang menjadi akses menuju Bandara Kertajati, Jalur Lingkar Sukabumi, dan Tanjakan Emen di Subang kita juga bereskan, karena cukup rawan laka lantas,” ungkapnya.

Disinggung mengenai intensitas bencana di Jabar yang akhir-akhir ini cukup meningkat, Guntoro menegaskan bahwa hal itu bukan kewenangan DBM PR Jabar, melainkan menjadi wewenang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) baik Kota Kabupaten maupun Provinsi. “Anggaran (bencana) yang dititip di kita nggak ada. Anggaran ini adanya di BPBD. Jadi (untuk pembangunan infrastruktur) kita pakai yang reguler saja,” tandas kepala dinas yang juga menjabat sebagai Ketua Korpri Jabar ini.

Kalaupun ada anggarannya, kata dia, pembangunan infrastruktur ‘darurat’ ini menggunakan dana hibah/bantuan keuangan. “Ya contohnya jalan yang macet yang di Kopo itu, kurang lebih panjangnya 800  meter tahun ini kita benahi,” tandasnya. Untuk diketahui, sebagai kepanjangan tangan di daerah, DBM PR dibantu oleh Enam balai dalam mengakselerasikan program-program strategis tersebut.

Di akhir wawancara, Guntoro tak lupa mengimbau masyarakat agar bisa memanfaatkan sebaik mungkin jalan-jalan yang telah dibangun pemerintah. Karena jalan merupakan urat nadi perekonomian masyarakat, sesuai dengan jargon DBM PR Jabar yang kerap kali digaungkan yakni “Jalan Mantap Ekonomi Lancar”.

“Imbauan saya, manfaatkan jalan itu dengan baik, misalnya dengan membawa muatan atau tonase yang tidak berlebih, menjaga saluran di kiri kanan jalan dengan pola hidup bersih dan sehat atau menyingkrkan sampah-sampah yang menumpuk,” jelasnya. Sampah yang menumpuk dan menutupi saluran air, lanjutnya, akan mengakibatkan luapan air ke jalan sehingga merusak konstruksi jalan yang awalnya bagus, terlebih dengan intensitas hujan yang tinggi seperti sekarang. (jay/adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.