Home » Tasikmalaya » Pipa Pertamina Diduga Bocor, Lahan Pertanian Warga Tasik Tercemar
Pipa Pertamina Diduga Bocor, Lahan Pertanian Warga Tasik Tercemar

Pipa Pertamina Diduga Bocor, Lahan Pertanian Warga Tasik Tercemar

TASIK – Pipa saluran minyak Solar, diduga bocor di tengah area pesawaha milik warga. Kali ini, berada di Kawasan Kampung Sukasirna, Kecamatan Ciberum, Kota Tasikmalaya tepatnya di belakang Depo Pertamian Tasikmalaya Kamis (8/3/2018).

Enung (43) salah satu warga mengatakan, bocornya pipa Pertamina ini sudah berlangsung selama tiga hari. Tumpahan minyak tersebut menyebabkan warga khawatir mencemari Area pertanian dan ternak milik warga. Sejumlah pekerja dan petugas pertamina berusaha mencari titik diduga kebocoran bahan bakar solar di area pesawahan dan selokan yang mengalir ke pemukiman.

Selain mencemari solokan, kebocoran juga sudah menyebar ke lahan pertanian dan kolam-kolam ikan milik warga yang berada di belakang depo pertamina tasikmalaya itu. Solar yang berhasil diangkat dari area peswahan diangkut menggunakan jerigen dan drum milik pertamina guna mengurangi pencemaran. Dengan kebocoran ini, warga setempat merasa resah dan terganggu akibat bau yang menyengat. Bahkan warga khawatir terjadi ledakan di lokasi kebocoran tersebut.

Saat ditanya sejumlah wartawan Enung menuturkan, ikan miliknya mati karena limbah. “Kondisi ikan mati saya udah laporan ke pihak petamina udah moto ada petugas ke sini katanya mau diganti,” paparnya. Meski belum jelas penyebab tercemarnya sawah dan aliran air di pemukiman warga tersebut pihak Pertamina masih melakukan pemeriksaan.

Saat dikonfirmasi, Unit Manager Communications and CSR MOR III Dian Hapsari Firasati, mengatakan, sebenarnya hal ini bukan kebocoran pipa, namun merupakan pekerjaan rutin. “Kami melakukan pembersihan tangki kemudian tahapanya setelah itu dilakukan pemisahan zat cair dan padat di bak pemisah, Karena kondisi cuaca hujan, sehingga terjadi rembesan,” ujarnya. Lebih lanjut Dian menuturkan, bahwa hal itu tidaklah berbahaya. “Insya Allah tidak berbahaya, setelah ini kami akan melakukan infentarisir dan penagulangan bersama masyarakat dan aparat setempat,” ulasnya. (and) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top