Home » Cirebon » Sunjaya-Imron Resmi Ditetapkan Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih
Sunjaya-Imron Resmi Ditetapkan Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

Sunjaya-Imron Resmi Ditetapkan Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

CIREBON – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Cirebon Sunjaya dan Imron resmi ditetapkan KPU Kabupaten Cirebon sebagai bupati dan wakil bupati Cirebon terpilih, pada rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati Cirebon tahun 2018 di Aula KPU Kabupaten Cirebon, Jum’at (10/7/2018) sore.

Ketua KPU Kabupaten Cirebon, Saefuddin Jazuli menyampaikan tahapan demi tahapan telah dilaluinya. Mulai dari tahapan ad hoc hingga gugatan sengketa pilkada dan hari ini adalah dimana tahapan terakhir yakni penetapan calon bupati dan wakil bupati Cirebon terpilih.

“Penetapan ini berdasarkan perolehan suara terbanyak. Dan suara terbanyak itu dimenangkan oleh pasangan Sunjaya-imron. Meskipun ada gugatan oleh paslon lain. Namun gugatan tersebut ditolak oleh mahkamah konstitusi,” kata Saefuddin Jazuli kepada wartawan.

Dikatakan Asep sapaan akrabnya Saefuddin Jazuli, pengumuman penetapan itu maksimal tiga hari setelah diumumkannya putusan oleh mahkamah konstitusi. “Putusan MK itu kan hari Kamis, maka hari ini kita lakukan segera pengumuman penetapan,” ujar Asep.

Disinggung mengenai persiapan pelantikan, Asep menjelaskan, tugas KPU sudah selesai, KPU hanya pengusulan SK ke DPRD. “Pengusulan ke DPRD paling lambat besok. Selanjutnya diserahkan ke DPRD dan Pemerintah daerah,” tandas Asep.

Sementara itu, Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra mengatakan pemenang pilkada bupati dan wakil bupati Cirebon sudah ada yakni pasangan Sunjaya-Imron (Jadi Jaya). Tugas KPU sudah selesai tinggal tahapan selanjutnya adalah menyerahkan kepada DPRD dan Pemda Kabupaten Cirebon untuk proses pelantikan.

“Tugas KPU sudah selesai tinggal menunggu tahapan selanjutnya. Dan kita tunggu saja kapan pelantikan itu dilakukan,” kata Sunjaya.

Dikatakan Sunjaya, tahapan memang masih panjang, karena periode bupati lalu masa jabatan hingga Maret 2019. “Masih ada kurun waktu satu tahun lagi masa jabatan saya yang pertama, jadi masih lama kita lanjutkan program yang saat ini dulu saja,” ungkap Sunjaya. (gfr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll To Top