Home » Cirebon » Cegah Banjir, Pemdes Ciledug Kulon Tanam Bambu Di Sungai Cisanggarung

Cegah Banjir, Pemdes Ciledug Kulon Tanam Bambu Di Sungai Cisanggarung

CIREBON – Pemerintah Desa Ciledug Kulon, Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon melakukan Kegiatan Bakti Sosial bersama Anak-anak Vespa, CBR, Muspika Ciledug, dan warga setempat menanam pohon bambu di sepanjang bantaran Sungai Cisanggarung, Minggu (30/9/2018).

Camat Ciledug Drs. Solihin, MM mengatakan, kegiatan ini sebagai langkah menanggulangi banjir yang kemarin terjadi, dimana salah satunya disebabkan tanggul yang jebol. “Kemudian juga ada penanaman pohon bambu acara ini atas respon dari Pemdes Cildug Kulon. Tentu kami menyambat baik sekali. Mudah-mudahan acara ini bisa bermanfaat bagi masyarakat, dan kedepannya semoga tidak terjadi banjir bandang lagi di Ciledug,” katanya.

Harapkan BBWS Segera Normalisasi Cisanggarung

Ia juga menegaskan bahwa pihak kecamatan sudah mengajukan normalisasi sungai kepada BBWS Pusat. “Namun sampai sekarang belum ada juga normalisasi sungai. Hanya sebatas perabikan-perbaikan tanggul yang jebol saja. Harapan kami, secepatnya pihak BBWS agar melakukan normalisasi sungai agar tidak terlulang kembali banjir bandang di saat musim hujan,” kata Solihin.

Sementara itu, Kuwu Ciledug Kulon H. Wawan Hermawan mengatakan hal senada. “Intinya kami mengharapkan normalisasi sungai dari pihak BBWS. Kalau tidak dinormalisasi (dikeruk) sungai tersebut pasti akan membuat masyarakat Ciledug merasa resah dan gelisah terutama di saat musim hujan,” katanya.

Tak lupa, Ia pun menyampaikan terima kasih kepada para pihak terkait yang mengikuti gerakan ini. “Alhamdulillah, berkat partisipasi dari anak-anak grup motor vespa dan CBR bersama warga setempat juga Karang Taruna Ciledug, kegiatan menanam pohon bambu di sepanjang sungai ini bisa terselenggara. Kami sangat merespon baik dan kami pun membertahukan kepada pihak muspika, bahwa kami sangat mengharapkan pihak BBWS secepatnya melakukan normalisasi sungai. Karena sebentar lagi akan menghadapi musim hujan. Ini perlu dilakukan supaya tidak terulang lagi banjir bandang seperti awal tahun 2018 lalu,” pungkasnya. (crd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.