Home » Cirebon » Tidak Ingin Namanya Terseret, Dian Hernawa Susanty Ambil Sikap

Tidak Ingin Namanya Terseret, Dian Hernawa Susanty Ambil Sikap

CIREBON – Isu yang berkembang luas, bahwa Sunjaya Purwadisastra telah menitipkan sejumlah kendaraan mewah kepada Mr S (mantan suami Dian Hernawa Susanty, red). Diduga kendaraan mewah tersebut ialah hasil kesepakatan usai pelaksanaan pilkada bupati Cirebon antara Sunjaya Purwadisastra dan Mr S.

Merasa namanya terseret, Dian Hernawa Susanty kepada awak media membeberkan, pihaknya baru saja mengetahui semalam lewat media sosial WhatsApp, bahwa kiriman yang memberi tahu bahwa ada uploadan dari seseorang yang menyatakan bahwa Mr S telah dititipi sejumlah kendaraan.

“Kalau KPK nanti atau ada pengembangan dari KPK kesiapapun tak terkecuali Mr S ialah Mr S, bukan Santy,” tegasnya, Selasa (13/11/2018).

Saat disinggung kabarnya mobil itu dari hasil perjanjian di pilkada, Santy sama sekali tidak mengetahui secara detail. “Saya sama sekali tidak tahu, karena memang itu diluar konteks saya, waktu Pilkada saya konsen bagaimana untuk mencari suara masyarakat. Dan setiap ada selentingan dari luar tentang Mr S dan Sunjaya itu Alhamdulilahnya saya tidak tahu,” jelasnya.

Diakuinya, pihaknya ini adalah lawan politiknya Sunjaya. Bukan boneka atau apakah itu. “Jadi untuk hal seperti deal-dealan, saya tidak mungkin. Jangan sampai jadi bumerang untuk masyarakat Kabupaten Cirebon, bahwa Santy tidak ada main-main pilkada kemarin. Karena saya adalah Santy yaitu lawannya Sunjaya,” tegasnya.

“Untuk nama baik makanya saya mengklarifikasi, bahwa Mr S itu bukan Santy dan silahkan jika ada temuan yang mengerucut kepada Mr S, eksekusi langsung, tanpa terkecuali. Karena itu kewajiban KPK. Keinginan sendiri sih saat ini saya objektif saja, kalau memang terbukti, silahkan KPK harus eksekusi jika itu perlu,” imbuhnya.

Santy berharap tanah kelahirannya ini menjadi bersih. Bahkan selama pilkada pihaknya tidak memikirkan hal itu (deal-dealan) karena pihaknya hanya berfikir bagaimana memenangkan pilkada dan mengabdikan demi masyarakat Kabupaten Cirebon.

“Mr S konon katanya mantan suami saya. Dan kalaupun KPK tahu S itu saya pasti saya ga mungkin ada disini bahkan sudah menangkap saya. Kalaupun juga dibutuhkan sebagai saksi saya tidak ingin terlibat,” pungkasnya. (gfr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.