Home » Cirebon » Kunjungi Kab Cirebon, Emil Bekali ASN dan Tahun Depan Kab Cirebon Akan Saya Asuh

Kunjungi Kab Cirebon, Emil Bekali ASN dan Tahun Depan Kab Cirebon Akan Saya Asuh

CIREBON – Gubernur Jawa Barat, Mohammad Ridwan Kamil mengunjungi Kabupaten Cirebon, Kamis (22/11/2018).

Selain melakukan kunjungan ke Kabupaten Cirebon, Ridwan Kamil juga akan memberikan pembekalan bagi kepala daerah se-Zona pantura di salah satu hotel diwilayah Kota Cirebon.

Di Kabupaten Cirebon tepatnya di ruang Nyimas Gandasari komplek Sekretariat Daerah Kabupaten Cirebon, Emil sapaan akrabnya Ridwan Kamil, memberikan arahan kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang intinya adalah para ASN ini harus hijrah. “Peristiwa kemarin harus dijadikan hikmah, jangan sampai terulang kembali,” kata Emil.

Emil juga mengingatkan, tugas ASN ada tiga yang pertama harus berintegritas, kedua harus melayani dan ketiga harus profesional. “Siapa yang menabur kebaikan pasti akan memanen kebaikan dan sebaliknya siapa yang menabur keburukan maka pasti akan berakhir dengan keburukan,” ujar Emil.

Dikatakan Emil, hikmahnya bahwa luruskan niat menjadi ASN. Karena ASN adalah untuk melayani bukan mencari kekayaan. “Kekayaan bukan disini tempatnya,kalau pengen kaya ya berdagang. Toh tujuan hidup kita melihat rakyat bahagia dengan jabatan kita. Juga jangan lupa dibarengi dengan ibadah jangan sampai ditinggal, banyak godaan yang menanti kita. Sering-sering beribadah, Insya Allah dijauhkan dari godaan,” katanya.

Lebih lanjut disampaikan Emil, tahun depan Emil berencana akan mengasuh Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Bekasi, karena untuk memastikan reformasi perjalanan dalam situasi seperti ini bisa kembali normal lagi, bahkan harus lebih ngebut lagi dalam hal dimensi-dimensi pembangunan.

“Salah satunya dengan cara software-software smart city dalam pemerintahan harus wajib dilaksanakan, e-Bugeting supaya tidak ada anggaran-anggaran bodong lagi, kemudian ada hibah bansos online, supaya hibah bansos tidak jadi bancakan lagi dan IRK agar kinerja tidak malas-malasan, dan masih banyak lagi, karena ada 20an aplikasi pemerintahan yang diwajibkan, sehingga hal-hal tadi akan kita kikis pelan-pelan,” bebernya. (gfr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.