Home » Karawang » Gebang Karawang » Soal Lahan SMK Batujaya, Jimmy: Jangan Main-main dengan Uang Negara!

Soal Lahan SMK Batujaya, Jimmy: Jangan Main-main dengan Uang Negara!

KARAWANG – Wakil Bupati Karawang, Ahmad Jimmy Zhamaksari, mengaku kaget saat mendengar pengakuan kuasa ahli waris, terkait pembebasan lahan Unit Sekolah Baru (USB) SMK Negeri Batujaya.

LAHAN – Inilah lahan SMK Batujaya yang informasinya ada manipulasi harga pembelian.

Pasalnya, nilai pembayaran yang diserahkan pemerintah tidak berbanding lurus dengan apa yang diterima kuasa ahli waris. Dalam pembebasan lahan untuk USB SMK Negeri Batujaya tersebut, pemerintah sudah mengeluarkan anggaran sebesar 1,4 miliar. Sementara, pihak ahli waris hanya mendapatkan uang pembayaran sebesar 800 juta.

“Terimakasih kepada kawan-kawan media atas informasinya, Insya Allah saya akan turun ke lokasi, jika memang terjadi demikian,” ujar Jimmy. Wakil Bupati Karawang, sangat menyayangkan jika memang informasi tersebut betul terjadi. Karena apa, lanjut Jimmy kepada Jabar Publisher, Minggu (16/12/2018) mengatakan, ini persoalan serius. Sebab, uang yang digunakan untuk membebaskan lahan tersebut adalah uang negara, bukan uang pribadi.

“Jadi, jangan main-main dengan uang yang dikeluarkan oleh negara, berapapun nilainya, selama itu dikeluarkan oleh negara. Maka, siapapun harus mempertanggungjawabkan atas penyimpangan dalam proses jual beli,” tegasnya.

Sementara itu, dirinya meminta kepada pihak-pihak yang berkepentingan dalam pembebasan lahan untuk SMK Negeri Batujaya, untuk menjelaskan kepada publik terkait dengan kabar terjadinya manipulasi harga.”Saya minta, kepada para pihak terkait, untuk menjelaskan kepada publik terkait kabar tak sedap soal pembebasan lahan di Batujaya itu, dan jangan pernah main-main dengan uang negara, mereka pasti tahu konsekwensinya, jika memang terbukti ada manipulasi harga,” pungkasnya. (zen)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.