Home » Bandung » Kadis DBMPR Jabar Targetkan Mesjid Terapung “Al-Jabbar” Selesai 2020

Kadis DBMPR Jabar Targetkan Mesjid Terapung “Al-Jabbar” Selesai 2020


BANDUNG – Langsung Kerja! Itulah kiranya yang menjadi tekad dari Ir. A. Koswara, M.P yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Provinsi Jawa Barat menggantikan Ir. HM Guntoro yang sudah purna tugas.

Tak berselang lama pasaca dilantik oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Ia langsung mengadakan kunjungan kerja ke beberapa lokasi Pekerjaan DBMPR Jawa Barat, salah satunya yakni Proyek Pembangunan Masjid Provinsi Jawa Barat, Al-Jabbar atau yang lebih dikenal dengan Mesjid Terapung di Gede Bage, Kota Bandung, beberapa waktu lalu.

Dalam kondisi hujan gerimis kala itu, Ia didampingi oleh Barmansyah selaku Kepala Bidang (Kabid) Jasa Konstruksi DBMPR Jawa Barat serta pejabat lainnya, termasuk Kontraktor Wika Gedung, melihat langsung kondisi terkini dari proyek pembangunan Masjid Raya yang paling fenomenal ini.

Dalam wawancara khusus, Sabtu (11/5/2019), Koswara menjelaskan bahwa progres pembangunan mesjid Al-Jabbar ini sudah 100 persen selesai untuk tahap 1. “Kondisi untuk fisik dan eksterior sudah 100 persen selesai. Terakhir itu memasang beberapa panel atap. Kalau ditanya mengapa di tahap 1 ini agak terlambat, karena kesulitan konstruksi yang memang cukup rumit, kendala lainnya yakni faktor cuaca dan perlunya tenaga (SDM) yang punya keahlian khusus. Jadi yang dibahas bersama Gubernur adalah tahap II,” katanya di Bandung, Sabtu (11/5/2019).

Menurut Koswara, pihaknya berkonsultasi terus dengan berbagai pihak mengingat tahap II pekerjaan fisik yang digarap meliputi desain luar, jembatan, dan plasa masjid. Tahap II ini anggarannya Rp 80 miliar dan target pengerjaan sampai Desember. Ia mengaku meski fisik masjid sudah selesai, belum bisa difungsikan karena penataan interior masjid belum dikerjakan. Tahap I masjid ini belum termasuk interior, baru fisiknya saja.

Kadis DBMPR Jabar yang masih ‘gress’ ini menargetkan, mesjid tersebut sudah bisa digunakan pada akhir tahun 2020 mendatang. “Diharapkan akhir taun 2020 ruang masjid sudah bisa dipakai. Namun target keseluruhan berikut penataan lingkungan, tahun 2021 sudah selsai semua,” pungkas Koswara. (jay/adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.