Home » Cirebon » Sampaikan Klarifikasi, Kuwu Pabuaran Lor Tepis Semua Tudingan yang Mengarah Padanya

Sampaikan Klarifikasi, Kuwu Pabuaran Lor Tepis Semua Tudingan yang Mengarah Padanya

CIREBON – Kuwu Desa Pabuaran Lor, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Cirebon, Hery Castari sudah melakukan klarifiksi terkait sejumlah kabar tak sedap yang menerpa dirinya. Baca berita sebelumnya: Pemdes Pabuaran Lor Diguncang Kabar Tak Sedap Hingga Rencana Demo dari Waeganya

JATI – Inilah kayu jati yang diisukan dijual oleh kuwu, padahal hingga kini masih tersimpan di kantor.

Kepada Jabar Publisher, Jumat (23/8/2019), dengan tanggap Hery menjawab sejumlah dugaan yang tertuju padanya, antara lain tentang dugaan telah melakukan jual beli jabatan perangkat desa, diduga menjual sebagian kayu jati milik Desa dan diduga sudah menghibahkan tanah titisara tanpa kesepakatan para pihak terkait.

Dalam wawancara dengan tim redaksi JP, Kuwu Pabuaran Lor menepis semua kabar atau tudingan yang mengarah padanya itu. “Terkait isu jual beli jabatan itu tidak benar, tetapi kalau rolling jabatan itu baru benar, karena selain itu hak prerogatif kuwu, adanya rolling ini bukan semata-mata saya ada kebencian, tetapi saya menempuh cara seperti ini supaya roda pemerintahan di Desa Pabuaran Lor bisa berjalan lebih baik. Dengan menepatkan orang yang tepat di bidangnya,” ujar Hery saat ditemui JP di ruang kerjanya.

Kemudian terkait dugaan menjual sebagian kayu jati milik Desa, Kuwu Hery Castari kembali menampiknya. “Kayu tersebut masih ada. Sebagian sudah dibuat menjadi bangku dan meja, dibikin rak untuk tempat penyimpanan Al-Quran buat di mushola dan mesjid. Boleh dicek langsung di gudang penyimpanan yang ada di kantor Kuwu Pabuaran Lor, ada yang sudah jadi seperti bangku dan meja, terus mimbar untuk pidato, dan rak tempat penyimpanan Al-quran. Ada pula sudah tahap finising dan yang masih berbentuk bahan untuk membuat mebeler yang lainnya. Itu semua selain untuk dipergunakan di Desa, diperuntukan pula buat 12 posyandu, lalu rak untuk tempat menyimpan Al-quran buat 18 musholla dan 2 mesjid yang ada di Desa Pabuaran Lor,” terangnya.

MEBELER – Inilah output dari kayu jati yang digunakan untuk masyarakat Pabuaran Lor.

Terkait isu miring menjual jati milik desa, Kuwu bahkan siap disumpah dan menantang para pihak yang mencetuskan isu tersebut. “Itu adalah jati makam, saya tidak berani menggunakan untuk kepentingan pribadi. Bahkan saya siap disumpah, dengan pihak yang mencurigai saya berbuat itu,” kata kuwu dengan gestur mengelus dada.

Selanjutnya terkait dugaan sudah menghibahkan tanah titisara desa tanpa izin dan kesepakatan para pihak terkait, Ia juga menegaskan bahwa hal itu tidak benar. “Itu justru kebalikanya, semua itu sudah ada kesepakatan bersama dan dimusyawarahkan. Dan itu bukan lahan titisara desa murni, tetapi tanah tukar garap,” tandas Hery.

Dan terjadinya hal itu, lanjut Hery, bukan karena kehendak kuwu semata, melainkan hasil MusDes yang dihadiri pula oleh para tokoh agama, perwakilan warga, yang akhirnya sepakat tanah tersebut dihibahkan untuk halaman mesjid Desa Pabuaran Wetan.

Ia bahkan menyebutkan bahwa ada oknum yang justru menyalahgunakan tanah milik desa tanpa sepengetahuan dirinya sebagai pucuk pimpinan di Desa Pabuaran Lor. “Saya punya buktinya, tapi ya sudahlah biar itu menjadi pegangan saya,” imbuhnya.

Terkait isu demo, lanjut kuwu, hal itu dipastikan tidak akan terjadi. Pasalnya semua kabar miring yang menimpa dirinya, sudah Ia paparkan kepada pihak-pihak terkait dan sudah difahami secara gamblang.

“Terus terang, adanya isu isu terkait dugaan-dugaan tersebut membuat resah masyarakat Pebuaran Lor. Apalagi tersiar kabar akan adanya demo Senin depan, itu semuanya sudah selesai, sudah clear dalam audiensi Pemdes Pabuaran Lor bersama Camat, Kapolsek, Danramil, dan perwakilan warga di Mapolsek Pabuaran pada hari Kamis (22/8/2019) siang. Jadi saya tegaskan tidak ada demo apapun,” pungkas Hery Castari. (adi/crd/eko)

MIMBAR – Mimbar untuk pidato di kantor kuwu juga terbuat dari jati milik Desa Pabuaran Lor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.