Home » Bandung » Ngeri! Pedagang Kopi di GT Padalarang Diberondong Tembakan

Ngeri! Pedagang Kopi di GT Padalarang Diberondong Tembakan

BANDUNG BARAT – Seorang pedagang kopi yang mangkal di sekitaran GT Padalarang, diberondong tembakan oleh orang tak dikenal (OTK). Setelah memberondong tembakan, pelaku yang berjumlah tiga orang itu langsung kabur.

Adalah Agus Sumpena (50) pedagang kopi yang menjadi korban penembakan oleh OTK itu. Pelaku, menembak Agus dengan menggunakan senjata airgun.

“Kayaknya salah sasaran. Soalnya ada satu diantara orang tersebut yang bilang, bukan ini orangnya. Setelah itu penembakan berhenti dan mereka pergi menggunakan mobil Avanza putih,” ujar Agus, Minggu (22/12/2019).

Peristiwa terjadi pada Jumat (22/12/2019) dini hari sekitar GT Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Saat itu, Agus yang sedang berjualan, dihampiri oleh tiga orang misterius yang mengenakan masker.

Tanpa basa-basi, salah seorang dari ketiga pria yang menenteng senjata diduga airgun itu menembak tulang rahang Agus, sambil terus melakukan tembakan secara brutal.

Sejumlah saksi yang melihat kejadian tersebut, berusaha melerai dengan menyebutkan bahwa korban yang ditembaki hanya pedagang kopi.

“Salah sasaran, salah sasaran, bukan yang ini orangnya,” kata Agus menirukan suara salah seorang orang tak dikenal tersebut,

Setelah itu, ketiga orang tersebut masuk kembali ke dalam mobil Avanza putih dengan plat nomor yang diduga dipalsukan. Mereka kemudian melenggang pergi masuk ke GT Padalarang.

Apen (53), kakak dari korban yang juga pedagang kopi mengatakan, tembakan pelaku juga sempat mengenai tiang jongkonya. “Kami juga bingung, karena kami sangka aparat, ternyata bukan,” katanya.

Usai kejadian Agus dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Sebanyak 3 butir peluru gotri berhasil dikeluarkan oleh dokter dari tubuh Agus. Kondisi Agus berangsur pulih dan bisa berjualan kembali. (red/dtc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.