Home » Bandung » Sunjaya Melawan: Saya Dizdolimi
Sunjaya saat menggelar jumpa pers

Sunjaya Melawan: Saya Dizdolimi

BANDUNG – Mantan Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadisastra, yang merupakan terpidana kasus suap jual beli jabatan, mengaku, akan terus melakukan perlawanan terhadap KPK. Ia merasa sudah dizalimi oleh oknum yang ada di KPK. Dia menilai, dalam kasus ini seperti ada dendam, dan titipan dari lawan politiknya. Kata dia, yang seharusnya ditangkap adalah Sekda dan para kepala dinas.

“Hanya karena uang Rp 100 juta yang belum saya terima, kemudian di-OTT dan ditangkap, kemudian sekarang dikaitkan lagi dengan kasus TPPU,” ujarnya, saat menggelar jumpa pers, usai menghadiri sidang Peninjauan Kembali (PK) di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan L.L.R.E Martadinata, Kota Bandung, Senin (6/1/2020).

Dalam kasus jual beli jabatan, Sunjaya sudah divonis 5 tahun penjara. Dan kini, Sunjaya berhadapan dengan kasus barunya yaitu tindak pidana pencuian uang (TPPU).

“Disebut pencucian uang, dari mana? Sebelum jadi Bupati Cirebon, saya sudah punya segalanya. Istri saya pengusaha, dan mertua saya orang kaya. Yang menyakitkan, aset saya yang kini disita KPK, itu saya beli dari sumber sebulum saya jadi Bupati Cirebon,” katanya.

Kalau mau menegakkan keadilan dalam hal kasus korupsi, tegas dia, yang seharusnya ditangkap adalah sekda dan para kepala dinas. “Mereka yang memegang uang anggaran. Sekda sebagai kepala TAPD, yang membagikan kepada para kepala dinas. Bupati tidak dapat apa-apa. Kalau pun dapat, hanya dari kepala dinas yang ngerti, istilahnya ya belas kasihan,” katanya.

“Oknum itu telah disetir oleh lawan politik saya yang kalah dalam pilkada Cirebon. Karena kenapa tidak disatukan saja berkasnya dengan yang sebelumnya, toh kasusnya sebetulnya sama,” lanjutnya.

Sunjaya menaruh harapan pada KPK yang baru untuk lebih obyektif dan tidak disetir oleh pihak tertentu.

“Di bawah pimpinan Pak Firly, mudah-mudahan KPK sekarang lebih obyektif dan terbebas dari oknum-oknum yang bermain,” tandasnya. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*