Home » Cirebon » Puluhan Karyawan Kamar Bedah RS Gunung Jati Dikabarkan Positif Covid-19, IGD Ditutup Sementara

Puluhan Karyawan Kamar Bedah RS Gunung Jati Dikabarkan Positif Covid-19, IGD Ditutup Sementara

KOTA CIREBON – Bertepatan dengan hari santri 2020, Rumah Sakit Gunung Jati (RSGJ) Kota Cirebon ditutup sementara. Hal ini seperti sebuah pemberitahuan yang tersebar secara viral melalui pesan Whatsapp dan dan medsos seperti Facebook. Penutupan IGD ini merupakan kali kedua, dimana sebelumnya Tanggal 17-18 Oktober juga sempat ditutup.

Menurut informasi dari salah seorang tenaga medis, hingga hari ini sudah 29 orang di kluster kamar operasi yang yang positif covid 19, mereka antara lain penata anastesi, dokter spesialis, perawat kamar bedah, dan juga tenaga non nakes.

“Kemarin ada 9 orang karyawan kamar bedah yang positif covid. Dan hari ini sudah 29 orang kamar bedah yang positif. Sekarang sedang menjalani tes swab. Semoga yang kemarin sidak ke RSGJ sehat-sehat juga ya. Yang ditutup hanya IGD saja, bukan keseluruhan RS,” ungkap sumber JP.

Adapun dalam pengumuman tersebut bertuliskan “Mohon maaf terhitung sejak tanggal 22 Oktober 2020 sampai 27 Oktober 2020 IGD RSD Gunung Jati Kota Cirebon sementara ditutup. Akan buka lagi tanggal 28 Oktober jam 7.00 WIB. Terima Kasih”

Sementara itu, Wakil Direktur (Wadir) Pelayanan Medik dan Perawatan RS Gunung Jati, dr Siti Maria saat dikonfirmasi Kamis (22/10/2020) pukul 12:50 terkait penutupan IGD dan jumlah karyawan yang positif belum memberikan jawaban. “Saya sedang rapat pak,” singkatnya melalui sambungan telepon.

Diberitakan sebelumnya, RS Gunung Jati Cirebon tutup sementara tanggal 17 Oktober lalu. Hal itu disebabkan karena adanya sejumlah tenaga kesehatan yang terpapar virus corona, yang riwayat penularannya diduga berasal saat menangani pasien.

Direktur RSD Gunung Jati Cirebon Ismail Jamaludin membenarkan adanya penghentian sementara layanan pada sejumlah instalasi medis di RSD Gunung Jati. Terhitung Sabtu 17 Oktober mulai pukul 14.00 WIB, direncanakan penutupan tersebut sampai Minggu 18 Oktober pukul 08.00 WIB.

Beberapa instalasi medis yang tutup pelayanan sementara itu, di antaranya IGD terpadu, penerimaan pasien rawat inap baru, klinik sakura (klinik covid-19), dan layanan laboratorium pemeriksaan PCR. (red/jp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.