Home » Bandung » Lewat Program BMB, BSM KC Bandung Ahmad Yani Salurkan Rp 30 Juta Kepada Masjid Al-Iman Antapani

Lewat Program BMB, BSM KC Bandung Ahmad Yani Salurkan Rp 30 Juta Kepada Masjid Al-Iman Antapani

BANDUNG – Dalam rangka menyemarakkan Milad Bank Syariah Mandiri (BSM) pada 1 November 2020 lalu, Mandiri Syariah Region IV Bandung/Area Bandung Raya/KC Bandung Ahmad Yani menggelar Program BSM Mengalirkan Berkah (BMB) dengan menyerahkan bantuan berupa ketahanan pangan, dana beasiswa untuk yatim piatu dan dhuafa, bantuan usaha ultra mikro sebesar Rp 30 juta kepada Masjid Al-Iman yang berlokasi di Jalan Antapani IV No 1 RT03/RW05, Kelurahan Antapani Kidul, Kecamatan Antapani, Kota Bandung.

SUASANA SAAT PENYERAHAN BANTUAN USAHA ULTRA MIKRO DARI BANK SYARIAH MANDIRI KEPADA DKM MASJID AL-IMAN DI ANTAPANI – KOTA BANDUNG

Bantuan diserahkan oleh RCEO/Area Manager yang mewakili Branch Manager KC Bandung Ahmad Yani Dimas Al Ichsan kepada Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Ustad Sofjan Judhawisastra, Jumat (13/11/2020).

Area Manager yang mewakili Branch Manager Dimas Al Ichsan mengatakan, BMB adalah program sinergi Mandiri Syariah dan Laznas BSM Umat untuk masyarakat termasuk mereka yang terdampak Covid dengan total nilai bantuan sebesar Rp9,7 miliar. BMB menyasar empat concern utama yakni ketahanan pangan, pendidikan, kesehatan dan bantuan modal usaha untuk masyarakat warga RW05 Kel Antapani Kidul, Kecamatan Antapani, Bandung.

“Untuk ketahanan pangan kami berikan dalam bentuk bantuan/santunan sembako sejumlah 50 paket senilai Rp165.000/paket, bantuan pendidikan kami eksekusi melalui program orang tua asuh atau beasiswa bagi pelajar yatim dan dhuafa sejumlah 20 pelajar  sebesar Rp300rb/siswa, bantuan kesehatan kami berikan dalam bentuk bantuan alat kesehatan dan sanitasi masjid selama 3 bulan oktober s.d desember (sarana cuci tangan, masker, handsanitizer, desinfektan, oximeter,  thermometer tembak dan alat kesehatan lainnya) adapun untuk bantuan modal usaha kecil (ultra micro) sejumlah 20 orang diberikan kepada masyarakat terdampak covid misal pedagang, pelaku usaha mikro, dll dengan nilai bantuan Rp250.000,- per 1 usaha,” jelas Dimas.

BMB juga merupakan implementasi program Corporate Social Responsibility (CSR) Mandiri Syariah yang ditujukan bagi kemaslahatan umat dan lingkungan dengan memfungsikan masjid sebagai distribution channel dan basis pelaksanaan program.

Dalam program yang dilaksanakan selama Oktober dan Nopember 2020 di Region dan Area Mandiri Syariah seluruh Indonesia ini, Mandiri Syariah turut melibatkan seluruh stakeholders,  termasuk nasabah dan pegawai untuk memberikan nilai tambah kepada umat dan lingkungan, “dalam menjalankan operasional Bank, kami tidak hanya berorientasi pada profit, namun juga people (masyarakat dan umat) dan planet (lingkungan),” kata Dimas.

‘’Pandemi Covid-19 ini ujian bagi semua dan mendorong masyarakat untuk saling peduli kepada sesame dan mereka yang secara ekonomi juga terdampak. Karena itu kami berterima kasih kepada nasabah dan pegawai yang bahu membahu berdonasi dan berkontribusi dalam program BMB ini,’’ tambahnya.

Sementara itu, Ketua Dewan kemakmuran Masjid Al Iman, Ustad Sofyan Yudhawisastra mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Bank Syariah Mandiri melalui program BMB. Ia pun berharap bantuan tersebut bisa bermanfaat dan dapat meningkatkan kemakmuran masjid.

“Dengan kerjasama dan dukungan BMB ini merupakan salah satu wujud realisasi program DKM untuk kesjahteraan jamaah dan umat Islam RW 05 dan sekitarnya agar kemakmuran masjid dalam sholat wajib berjamaah setiap waktu semakin banyak jammaah-nya. Insya Allah meningkatkan keimanan dan ketaqwaan jamaah di lingkungan kami,” harap Ketua DKM Al-Iman.

Sekilas Tentang Program Bank Syariah Mandiri

Secara secara teknis, Mandiri Syariah akan menilai aspek apa yang menjadi kebutuhan prioritas masjid sesuai persetujuan pihak masjid dan kemudian masjid akan memberikan rekomendasi penerima sesuai syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan.

Berupaya menjadi sahabat finansial, spiritual dan sosial bagi nasabah serta menempatkan customer centric sebagai prioritas, Mandiri Syariah fokus pada produk retail dan konsisten melakukan inovasi dalam layanan digital. Layanan digital diimplementasikan dalam aplikasi Mandiri Syariah Mobile, Net Banking maupun layanan digital branch. Diantaranya fitur buka rekening online, tarik tunai tanpa kartu ATM, layanan interaktif virtual yang dapat diakses selama 24 jam (Aisyah) dimana ketiga fitur tersebut baru dimiliki oleh Mandiri Syariah. Ataupun fitur layanan khas syariah lainnya seperti info waktu sholat, lokasi masjid terdekat, ziswaf, dan lainnya.

Hingga September 2020, kinerja Mandiri Syariah tumbuh dengan baik, resilient, dan solid dengan kualitas yang terjaga. Mandiri Syariah berhasil meraih pencapaian tertinggi dengan menghimpun laba tembus ke angka Rp1,07 triliun (unaudited). Dan meningkatkan pembiayaan hingga 7,39% yoy menjadi Rp79,27 triliun dengan kualitas terjaga baik. Peningkatan laba bersih dan pembiayaan Mandiri Syariah ditopang dengan adanya pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang mencapai 17,28% yoy menjadi Rp106,12 triliun sehingga asset Mandiri Syariah mencapai Rp119,43 triliun, tumbuh 16,19% dari periode yang sama tahun sebelumnya. (rls/jp)

FOTO BERSAMA SAAT PENYERAHAN BANTUAN PROGRAM BMB BANK SYARIAH MANDIRI DI MASJID AL-IMAN ANTAPANI
MASJID AL-IMAN DI KELURAHAN ANTAPANI KIDUL, KECAMATAN ANTAPANI, KOTA BANDUNG TAMPAK DARI LUAR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.