Home » DARURAT CORONA » Simak Lima Fakta Penting Virus Corona B117

Simak Lima Fakta Penting Virus Corona B117

PEKAN ini publik di hebohkan dengan Mutasi virus corona B117 yang ditemukan di Indonesia. Temuan tersebut diumumkan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Ia memastikan bahwa virus baru ini sudah terdeteksi di daerah Karawang, Jawa Barat.

Seperti diketahui, mutasi virus corona B117 pertama kali muncul di Inggris beberapa waktu yang lalu tepatnya bulan September 2020. Virus tersebut kemudian menyebar ke sejumlah negara. Saat ini, virus B117 juga telah masuk ke wilayah Tanah Air.

Dalam berita ini JP coba menghimpun dari berbagai sumber  tentang 5 fakta penting mutasi virus corona B117 agar pembaca tidak terjebak hoax yang menyesatkan.

1. Ditemukan di Karawang

Virus corona mutasi baru ini ditemukan di Karawang pada dua orang warga yang merupakan TKI. Diketahui, kedua pasien tersebut merupakan pekerja yang baru saja datang dari Arab Saudi. Usai tiba di Indonesia, keduanya langsung menjalani isolsi di DKI Jakarta.

Ada berita yang saya terima dari setahun refleksi ini. Kalau satu tahun lalu kita temukan pasien 01 dan 02 COVID-19, tadi malam tepat setahun ini kita menemukan mutasi B117 UK di Indonesia,” kata Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono.

2. Dua Kasus Sudah Negatif

Kasus tersebut langsung ditangani oleh Satgas COVID-19. Menurut juru bicara Satgas COVID-19 Karawang Fitra Hergyana, seperti dilansir dari Antara, saat ini kedua pasien dengan varian virus baru B117 telah dinyatakan negatif.

“Setelah menjalani isolasi, hasil mereka negatif dan sudah diizinkan pulang. Jadi keduanya pulang ke Karawang dengan hasil negatif,” kata Fitra Hergyana.

3. Lebih Cepat Menular

Virus mutasi baru B117 disebut lebih cepat menular dibanding SARS-CoV-2 biasa. Hal ini dikarenakan jenis B117 mampu mengikat reseptor pada sel lebih baik. Sehingga, proses penularan juga akan berjalan dengan baik dan lebih cepat dari biasanya.

4. Terdeteksi Lewat PCR

Menurut Ketua Satgas COVID-19 Ikatan Dokter Indonesia Zubairi Djoerban, seperti dilansir dari Twitter, mutasi virus corona B117 masih bisa terdeteksi dengan tes polymerase chain reaction atau PCR.

“Ada yang bilang varian baru (virus) ini tidak bisa terdeteksi tes PCR. Itu tidak benar. Tidak usah khawatir. Tes PCR ini bisa mendeteksi tiga spike (seperti paku-paku menancap pada permukaan virus korona) yang berbeda,” ujarnya.

5. Satgas lakukan tracking

Untuk mencegah penyebaran mutasi virus corona B117 tersebut, Satgas COVID-19 kini tengah melakukan tracking dan testing terhadap masyarakat yang sempat kontak dengan kedua pasien. Termasuk para keluarga dari para pasien.

Itulah sederet fakta terkait mutasi virus corona B117. Jangan lupa untuk selalu mematuhi protokol kesehatan agar terhindar dari virus COVID-19 dan selami dahulu berita atau informasi yang sampai ke HP anda agar tak terjebak hoax. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.