Home » Cirebon » Bulan Puasa, Alun-alun Ciledug Tetap Beroperasi Dengan Prokes Ketat

Bulan Puasa, Alun-alun Ciledug Tetap Beroperasi Dengan Prokes Ketat

CIREBON – Menjelang Bulan Ramadhan, lonjakan aktivitas di Alun-alun Ciledug langsung menjadi sorotan serius dari sejumlah pihak termasuk pemerintah dalam hal ini Musika Ciledug. Alhasil, mereka menindaklanjutinya dalam rapat khusus.

KONDISI ALUN-ALUN CILEDUG SAAT AKHIR PEKAN

Dihadiri beberapa pihak terkait seperti Plt Camat Ciledug, Kuwu Ciledug Kulon, Mantri Polisi, Pemdes, Polsek Pabuaran, Koramil Pabuaran, Karang Taruna dan perwailan para pedagang, mereka langsung membahas aturan main beroperasinya kembali alun-alun Ciledug selama ramadhan hingga hari raya Idul Fitri.

Plt Camat Ciledug Dra H. R. Udin Kaenudin menegaskan, jika Alun-alun ingin tetap beroperasi, protokol kesehatan wajib diterapkan dan harus siap diperketat dari mulai memakai masker, pengecekan suhu tubuh di pintu masuk, jaga jarak dan bahkan jika ada lonjakan pengunjung terpaksa pihak pengelola dan pihak kecamatan turun tangan untuk membatasi mobilisasi pengunjung.

Demi mencegah penularan virus Covid-19, lanjutnya, masyarakat yang tidak melaksanakan protokol kesehatan terpaksa dilarang memasuki kawasan alun-alun Ciledug. “Kami siap turun untuk mengamankan masyarakat yang melanggar protokol kesehatan guna mencegah terjadinya cluster baru,” ujar Plt Camat Ciledug melalui M. Eka Suwarso Mantri Polisi Kec Ciledug.

Tentu saja, tetap beroperasinya alun-alun ini disambut baik oleh para pedagang sekitar yang notabene mencari rezeki di alun-alun Ciledug. “Ada 180 lebih pedagang yang bergantung nasib di alun-alun, mereka sudah menyetujui dan siap mengikuti standar protokol kesehatan yang ada,” ungkap Anggota Karang Taruna Ciledug Kulon sekaligus Perwakilan Pengelola Alun-alun Ciledug, Muhmawardi.

Saat ditanya mengenai kesiapan pedagang dalam melaksanakan prokes, Ia menegaskan bahwa para pedagang siap menyanggupinya. “Keputusan atas hasil dari rapat mengenai alun-alun kami merasa lega dan kami siap untuk memperketat protokol kesehatan di alun-alun Ciledug,” ujarnya.

Selain kesanggupan menerapkan prokes, pihak karang taruna akan semaksimal mungkin lebih memperketat penjagaan di wilayah alun-alun Ciledug. “Terlebih pada jam khusus misalnya saat ngabuburit atau sore hari, pengawasan juga akan kami perketat karena dipastikan akan lebih banyak masyarakat yang berkunjung,” pungkasnya. (noe/jp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.