Home » Bekasi » Momentum Hari Pahlawan Menjadi Deklarasi LSM Trinusa Indonesia Pertama di Bekasi

Momentum Hari Pahlawan Menjadi Deklarasi LSM Trinusa Indonesia Pertama di Bekasi

BEKASI – Lembaga Swadaya Masyarakat Triga Nusantara Indonesia (LSM Trinusa) menggelar gebyar deklarasi akbar seluruh Indonesia di Perum Grand Cikarang City (GCC), Desa Karang Raharja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Kamis (10/11/2022) siang.

Ketua Umum LSM Triga Nusantara, H Rahmat Gunasin (Boksu) sangat yakin karena Trinusa ini sama artinya dengan Tri Jayanti yang mengartikan, semua kembali kepada Ibu Pertiwi, yaitu Nusantara Negara Indonesia.

“Adanya Tri Nusa artinya, adanya Tri Jayanti yang artinya kembali Nusantara Indonesia, Insya Allah kita berdoa di hari pahlawan, maka dari itu kita adakan acara deklarasi ini bertepatan pada hari Pahlawan,” imbuhnya.

Tanggal 4 Agustus 2022, lanjut mantan Ketua LSM GMBI Kabupaten Bekasi ini, bertepatan pada tanggal 3 bulan Muharram, Tri Nusa lahir dan adanya Triga Nusantara ini melalui tirakat.

“Saya akan menjadi musafir nusantara dalam 1 sampai 2 tahun ini, karena saya berasal dari musafir yang berasal dari Haram Jadah menjadi Sajadah,” ucap H Boksu.

“Insya Allah lahirnya Trinusa menjadi kita semua yang mencintai Nusantara, yaitu Indonesia, ini tandanya lahirnya Pajajaran Baru apa yang dikatakan oleh Dewan Pembina kita, dengan adat dan budaya Nusantara, Indonesia sangat kaya, kita rugi kalau kita tidak mengenal budaya Indonesia yang sangat kaya,” tambahnya lagi.

Dirinya berpesan, untuk keluarga Trinusa agar menghargai dan menghormati orang yang menghargai kita, tetapi apabila kita atau lambang kita tidak dihargai, maka lawan dan jangan kita hargai.

Dalam acara tersebut, juga turut dikukuhkannya IWANI dan Ibu Sinta Istiqomah Ketum Ikatan Wanita Nusatara Indonesia yang dalam sambutannya mengatakan, hadirnya LSM Triga Nusantara Indonesia ini membuktikan peesaudaraan dan tanpa adanya kekerasan serta perdebatan untuk NKRI, juga dirinya merasa bangga karena IWANI menunjukkan produk-produk UMKM dari berbagai daerah.

“Tanpa ada kekerasan tanpa ada permusuhan dan perdebatan di bumi NKRI ini, kita di sini bangga dengan ibu-ibu Iwani yang membawa karyanya dari beberapa daerah, yaitu produk UMKMnya, kita di sini juga mengikuti program pemerintah dengan beberapa pertunjukkan budaya, Triga Nusantara ini bukan milik saya bukan milik Ketum Triga Nusantara, tapi milik kita semua,” kata Sinta.

Sementara itu di tempat yang sama, Sekjen DPN Triga Nusantara, Samsudin mengatakan, lahirnya Ttiga Nusantara untuk masyarakat Indonesia yang mampu bersaing terutama Kabupaten Bekasi bahwa masyarakat harus kerja kalau tidak kerja, mati, yang artinya akan mendorong masyarakat untuk bisa memiliki penghasilan dan akan tumbuh sebagai owner, salah satunya melalui UMKM sesuai dengan slogan Tri Nusa Peduli Anak Negeri.

“Insya Allah hadirnya Triga Nusantara inu untuk mendorong masyarakat agar memiliki penghasilan yang nantinya melalui UMKM, Msayarakat harus kerja kalau tidak kerja, dead, sesuai dengan slogan kami, yaitu Trinusa Peduli Anak Negeri,” pungkas mantan Sekjen LSM GMBI Kabupaten Bekasi. (Jar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*