Home » Tasikmalaya » Garut » Antisipasi Peredaran Narkoba di Sekolah PGRI Banyuresmi Gelar Pelatihan

Antisipasi Peredaran Narkoba di Sekolah PGRI Banyuresmi Gelar Pelatihan

 

Antisipasi Peredaran Narkoba di Sekolah PGRI Banyuresmi Gelar Pelatihan

GARUT  – Sekitar empat puluh guru PAUD hingga SMA dari berbagai kecamatan dikabupaten Garut mengikuti pelatihan pencegahan dan penyalahgunaan peredaran narkoba yang diselenggarakan oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Banyuresmi Kabupaten Garut, bertempat di Gedung Guru pada Rabu (31-08).

Ketua PGRI Garut, Camat, Danramil, Kapolsek dan Kepala UPTD pendidikan menghadiri pembukaan pelatihan

Ketua PGRI Garut, Camat, Danramil, Kapolsek dan Kepala UPTD pendidikan menghadiri pembukaan pelatihan pencegahan dan penyalahgunaan peredaran narkoba.

Ma’mun Gunawan ketua PGRI Kecamatan Banyuresmi mengungkapkan, pelatihan ini diselenggarakan sebagai wujud komitmen PGRI terhadap permasalahan kebangsaan yang saat ini sudah berada pada tahapan darurat narkoba, termasuk dikabupaten Garut. Temuan ladang ganja di hutan mandalagiri pada nopember 2014 lalu dan disinyalir sebagai lading terbesar dijawa barat. Termasuk keberhasilan BNN Kabupaten Garut mengungkap peredaran ganja sebanyak hampir dua ribu kg ganja pada april 2016.  Merupakan suatu indikasi kuat bahwa Garut telah menjadi daerah target sasaran para Bandar narkoba.

“oleh karenanya, semua pihak harus merapatkan barisan memerangi narkoba. Salah satunya Sekolah harus menjadi benteng pertahanan yang kokoh dalam mengantisipasi penyalahgunaan dan peredaran narkoba. Selain dengan memberikan pemahaman kepada siswa terhadap bahaya narkoba, sekolah juga harus dapat menanamkan nilai-nilai moralitas yang dapat membentengi siswa dari ancaman bahaya narkoba,” ujar Ma’mun.

Pelatihan dibuka secara resmi oleh Ketua PGRI Kabupaten Garut, Drs. H. Mahdar Suhendar, M.Pd. pelatihan juga melibatkan petugas BNN Kabupaten Garut sebagai narasumber pokok. Petugas  BNN Kabupaten Garut, Fiki Hilman dalam pemaparannya dihadapan peserta pelatihan menyampaikan program Aksi Sekolah Bersih Narkoba sebagai Aksi Tanggap Darurat Narkoba.

Program tersebut merupakan pengembangan dari strategi pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba yang dikembangkan BNN untuk diterapkan dilingkungan sekolah, agar sekolah menerapkan program pencegahan terhadap peredaran dan peredaran gelap narkoba dalam kegiatan pembelajarannya.

Menanggapi program aksi sekolah bersih narkoba yang dicanangkan BNN Kabupaten Garut, Ma’mun menegaskan bahwa dalam waktu dekat PGRI Kecamatan Banyuresmi akan mendeklarasikan suatu badan khusus yang dinamakan dengan Brigade Guru Anti Narkoba diwilayah Kabupaten Garut dengan memanfaatkan jaringan struktur kepengurusan PGRI. Badan khusus PGRI ini akan menjadi mitra BNN dalam melakukan pencegahan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dilingkungan sekolah.(jp)

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*