Home » Cirebon » Cegah Kasus DBD Meningkat, Pemkab Cirebon Canangkan Program Gebrak

Cegah Kasus DBD Meningkat, Pemkab Cirebon Canangkan Program Gebrak

CIREBON – Pemertintah daerah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon canangkan program Gebrak (gerakan berantas sarang nyamuk) DBD di Kelurahan Perbutulan Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon, Jumat (9/2/2019).

Pj Bupati Cirebon Dicky Saromi meyampaikan, gebrakan ini salah satu langkah yang diambil untuk antisipasi sekaligus penanganan wabah DBD di Kabupaten Cirebon. Jumlah kasus DBD pada awal tahun ini sebanyak 64 kasus, meningkat dibanding pada tahun 2018 yang hanya 22 kasus.

“Kami apresiasi sekali upaya yang dilakukan Dinkes dengan mencanangkan program Gebrak DBD. Dengan cara ini kasus DBD bisa ditekan dengan maksimal,” kata Dicky Saromi kepada wartawan.

Dikatakan Dicky, intensitas hujan yang cukup tinggi dikhawatirkan bisa menyebabkan nyamuk Aedes Aegypti berkembang biak. Nyamuk ini hidup di air bersih yang tidak bersentuhan langsung dengan tanah. Dengan menerapkan 3 M plus keberadaannya bisa dicegah sedini mungkin.
“Hujan sedang tinggi-tingginya di Kabupaten Cirebon, airnya menampung di tempat penampungan, nyamuk berkembang biak, bisa menyebabkan DBD. Kami himbau masyarakat terapkan 3 M plus di rumah,” tambah dia.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon Enny Suhaeni mengatakan, 3 M plus yaitu membersihkan, membuang dan mengubur. Kemudian memberi bubuk abate, memelihara ikan cupang, menanam pohon lavender dan menggunakan lotion anti nyamuk atau obat nyamuk. Dengan cara ini bisa mencegah nyamuk Aedes aegypti berkembang baik dan menularkan DBD.

“Harus diimbangi dengan cara menerapkan pola hidup sehat dan dan menjaga pola makan. Jika mendapati ciri-ciri DBD langsung dibawa ke Puskesmas terdekat,” katanya. (gfr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.